Home / News

Kamis, 17 Februari 2022 - 11:02 WIB

3 Model Pembelajaran yang Cocok Digunakan di Masa Pandemi

Dibaca 572 kali

Dimasa pandemi ini, banyak guru yang kesulitan menentukan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi sekolah dengan keadaan lingkungan peserta didik.

Namun model pembelajaran membantu peserta didik mempelajari bagaimana untuk belajar menggunakan gayanya sendiri, membantu peserta didik memahami materi yang disampaikan oleh guru, membantu peserta didik meraih pengetahuan, keterampilan dan pemahaman diri yang baru.

Lalu apa saja model pembelajaran yang efektif dimasa pandemi ini? Berikut beberapa model pembelajaran yang dapat digunakan di masa pandemi :

  1. Model Pembelajaran Problem Based Learning

Pada masa pandemi saat ini, model problem based learning termasuk salah satu model yang direkomendasikan. Dalam pelaksanaan proses pembelajaran jarak jauh problem based learning menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi peserta didik. Pembelajaran ini dapat menumbuhkan rasa keingintahuan peserta didik terhadap pemasalahan yang disajikan. Kemudian mereka akan terdorong untuk melakukan suatu pergerakan untuk memecahkan masalah tersebut. Problem base learning memberikan kesempatan bagi para peserta didik untuk membangun pemahamannya secara lebih sistematis, dan fleksibel.

Problem based learning adalah proses belajar di mana peserta melakukan tahapan-tahapan mengenai informasi apa saja yang harus didapat untuk memecahkan suatu masalah yang disajikan. Hal itu membuat peserta didik harus terjun langsung untuk mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan proses pembelajaran mandiri peserta didik dapat meneliti masalah yang dihadapi. Namun, pembelajaran problem based learning ini dapat dilakukan secara berkelompok. Model problem based learning dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi dan sosial. Karena untuk mememcahkan sebuah masalah, peserta didik harus berinteraksi atau berdiskusi, sehingga terjadi pembelajaran kolaborasi yang tercipta dalam pembelajaran problem based learning.

2. Model Pembelajaran Project Based Learning

Project based learning (PBL) adalah model pembelajaran berbasis proyek atau kegiatan yang dilakukan mandiri oleh peserta didik. Pembelajaran berbasis proyek atau project based learning adalah model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai sarana pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

Dalam pembelajaran project based learning peserta didik akan melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi, sintetis, dan pengolahan informasi lainnya untuk menghasilkan berbagai bentuk belajar yang sangat dekat dengan pekerjaan nyata di lapangan. Bukan proyeknya yang menjadi inti pokok pembelajarn ini, melainkan pemecahan masalah dan implementasi pengetahuan baru yang dialami dari aktivitas proyek.

Model pembelajaran ini berpusat pada peserta didik dan berangkat dari suatu latar belakang masalah untuk mengerjakan suatu proyek atau aktivitas yang akan membuat peserta didik mengalami kendala sehingga harus melakukan pemecahan masalah. Model ini bertujuan agar peserta didik bisa saling berinteraksi, berkolaborasi dan membangun teamwork.

3. Model Pembelajaran Blended Learning

Blended learning merupakan salah satu model pembelajaran yang inovatif yang mengintegrasikan teknologi sesuai dengan abad 21. Model ini relevan digunakan dalam masa pandemi. Blended learning merupakan pembelajaran yang mengkombinasikan atau menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran online.

Pembelajaran tatap muka mempertemukan guru dan peserta didik dalam satu ruangan langsung dimana ada komunikasi secara langsung. Sedangkan pembelajaran online merupakan pembelajaran yang memanfaatkan internet dan media digital. Guru memberikan materi melalui e-learning dan peserta didik mendownload materi yang telah diberikan. Di dalam pembelajaran online, guru dan peserta didik tidak bertemu secara langsung.

Untuk menerapkan model blended learning, guru harus memperhatikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, aktifitas pembelajaran yang relevan, serta menentukan aktifitas mana yang relevan dengan pembelajaran konvensional dan aktifitas mana yang relevan untuk online learning. Dan di masa pandemi ini, hanya beberapa sekolah yang bisa menerapkan model ini tergantung zona di wilayah masing-masing dengan menerapkan protocol kesehatan.

 

Ditulis Oleh : Amelia Yuniar

Share :

Baca Juga

News

Kemendikbud Keluarkan Sistem Baru Penggajian Guru, Gaji Naik Atau Turun?

News

Fresh Graduate Bakal Lebih Mudah Jadi Guru. Berikut Ketentuan Kemenag

News

Nasib Guru Honorer Kode P dan Kode TL pada Pengumuman Kelulusan Guru 2023 Yang Diangkat Tanpa Tes
gaji honorer 2023

News

Tips dan Syarat untuk Mendapat Tunjangan Guru Honorer
Perhimpunan Pendidik dan Guru Menuntut Pemerintah

News

P2G Komentari Pernyataan Mentri Nadiem dan Tuntut Pemerintah Atur Jelas Hak-hak Guru

News

Rekrutmen CASN Tahun 2024 Dibuka Maret, Guru Menjadi Prioritas

News

Penting! 28 Instansi Ini Tidak Buka Lowongan CPNS dan PPPK 2023
pembelajaran berdiferensiasi

News

Dirombak! Batas Usia PNS Tak Lagi Sampai 56 atau 60 tahun, Tapi Segini