Home / News

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:00 WIB

Ada Kebijakan Baru Soal Insentif Guru Non-ASN 2024, Apakah Ada Kenaikan Nominal?

Dibaca 7,281 kali

Penanggung jawab program tunjangan guru non ASN Sri Lestariningsih mengungkapkan bahwa terdapat perubahan dalam penyaluran bantuan insetif guru non-ASN mulai tahun 2024 ini.

Perubahan pertama adalah terkait waktu pembagian tunjangan tersebut. Dinyatakan bahwa pembagian insentif guru non-ASN yang sebelumnya dibagikan satu tahun sekali, kini akan dibagikan per semester.

Artinya, tiap guru yang mendapatkan insentif guru non-ASN tersebut akan mendapatkan haknya dua kali dalam setahun.

Dalam waktu dekat, pihak pemerintah akan segera membagikan bantuan insentif guru non-ASN tersebut, yaitu mulai bulan Juli 2024 mendatang.

Bagi guru yang berhak mendapatkan bantuan tersebut, diharapkan segera melakukan pengecekan secara berkala melalui aplikasi yang telah disediakan yaitu Simantun.

Kabar ini bisa jadi menjadi info yang membahagiakan. Sebab, guru non-ASN yang mendapatkan bantuan tersebut bisa mendapatkan haknya lebih cepat, karena dibagi dua kali. Biasanya insentif tersebut dirapel dalam satu tahun.

“Jadi, tahun 2024 ini, bantuan insentif akan diterima guru penerimanya dua kali dalam setahun,” ucapnya seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud ketika menghadiri rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Pemberian Aneka Tunjangan Guru Non-ASN di Jakarta beberap ahari lalu.

Perlu diketahui juga bahwa tidak semua guru akan mendapatkan bantuan insentif ini. Pasalnya, bantuan ini hanya diberikan untuk para guru yang telah memenuhi syarat tertentu.

Mengutip dari Pusladik Kemendikbudristek, bantuan insentif adalah bantuan yang diberikan pada guru Non ASN yang belum memiliki sertifikat pendidik.

Sementara untuk guru yang telah memiliki sertifikat ada jatahnya sendiri yang dikenal dengan tunjangan profesi guru. Untuk tunjangan jenis ini, dibagikan per triwulan yang besarannya tentu lebih tinggi dibandingkan insentif guru non-ASN tersebut.

Bantuan insentif ini hanya diberikan kepada guru Non ASN yang belum memiliki sertifikat pendidik dengan masa kerja minimal 17 tahun untuk guru formal mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan Diksus.

Sementara itu pendidik yang mengajar di tingkat KB atau TPA juga bisa mendapatkan bantuan insentif non ASN tersebut jika sudah bekerja selama minimal 13 tahun.

Bantuan insentif untuk guru non-ASN ini akan mulai dibagikan pada bulan Juli mendatang untuk semester pertama. Kemudian untuk semester kedua akan dicairkan pada bulan Desember 2024.

“Bantuan insentif semester I dicairkan mulai bulan Juli dan semester II dicairkan paling lambat bulan Desember, “ kata Ning lagi.

Sayangnya, tidak ada penambahan nominal bantuan insentif yang diberikan. Jumlah yang diterima akan tetap sama dengan tahun sebelumnya. Padahal adanya peningkatan nominal bantuan tersebut, mungkin sangat diharapkan oleh para guru yang mendapatkannya.

Rincian nominal bantuan guru non ASN adalah sebagai berikut; Rp. 300.000 peru bulan untuk guru formal dan Rp. 200.000 per bulan untuk guru non formal.

Jika nanti dicairkan per semester, maka guru di sekolah formal akan mendapatkan 1.800.000 tiap pencairan. Dan 1.200.000 untuk guru non formal.

Jika Anda penasaran apakah sudah berhak mendapatkan tunjangan tersebut, dapat melihat melalui aplikasi Simantun. Dan jika ada guru yang memenuhi syarat namun belum menerima bantuan tersebut bisa segara diusulkan melalui Dinas Pendidikan.

“Dinas Pendidikan bisa mengecek guru yang masuk dalam nominasi untuk segera, memverifikasinya, dan segera mengusulkan sebelum tanggal 30 Juli 2024,” jelas Ning.

Halaman Berikutnya

Hingga saat ini, pemerintah terus berupaya memberikan kesejahteraan kepada para guru…..

Share :

Baca Juga

News

Jadwal Resmi Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan III 2023
Ilustrasi Peserta PPG Dalam Jabatan 2023

News

Penting! PPPK 2024 Difokuskan Untuk Honorer Tendik

News

Besaran Gaji PPPK 2022 Nominalnya Bikin Kaget

News

Panduan Kemendikbud untuk Sekolah yang Akan Menerapkan Kurikulum Merdeka

Edutainment

Tips Membuat Berbagai Tipe Asesmen dengan Mudah

News

2 Cara Menjadi Guru Efektif untuk Menghadirkan Hasil Pembelajaran Maksimal

News

Guru Wajib Tahu! Berikut Sistem Pembiayaan PPG Dalam Jabatan tahun 2022

News

5 Aspek yang Harus Dimiliki oleh Pemimpin Lembaga Pendidikan