Home / News

Kamis, 30 Mei 2024 - 14:25 WIB

Guru Inspiratif dengan Harta Triliunan, Tak Segan Berangkat ke Sekolah dengan Motor Bebeknya

Dibaca 81 kali

Kisah seorang guru inspiratif yang memiliki harta triliunan telah mencuri perhatian masyarakat, bukan karena kemewahan yang dipamerkannya, tetapi karena kesederhanaan yang tetap dipertahankannya.

Adalah Nurhaili, seorang guru di SMKN 5 Kota Tangerang, memiliki harta senilai 1,6 triliun, tetapi ia tetap memilih untuk menggunakan sepeda motor Supra sebagai kendaraan utamanya saat berangkat mengajar.

Di tengah citra kesederhanaannya, Nurhaili menunjukkan bahwa kekayaan sejati bukanlah tentang barang-barang mewah yang dimiliki, tetapi tentang bagaimana kita menyikapi harta tersebut.

Meskipun dikenal sebagai orang kaya, Nurhaili tidak suka memamerkan kekayaannya. Setiap hari, ia tetap setia dengan sepeda motor Supranya saat berangkat ke sekolah, menunjukkan bahwa kesederhanaan adalah pilihan yang ia pilih.

Meskipun mungkin aneh bagi orang kaya untuk menggunakan sepeda motor bebek sebagai kendaraan utama, bagi Nurhaili, hal itu adalah bagian dari kepribadiannya yang tidak suka berlebihan.

Meski memiliki sejumlah mobil mewah, guru inspiratif ini lebih memilih untuk menggunakan kendaraan sesuai kebutuhannya. Bahkan, di antara mobil mewah yang dimilikinya, ia tetap memilih sepeda motor Supra untuk pergi ke sekolah.

Pengakuan dari Satpam di SMKN 5 Kota Tangerang tentang kebiasaan Nurhaili yang berganti-ganti kendaraan menunjukkan fleksibilitasnya dalam memilih kendaraan. Meski memiliki kekayaan yang fantastis, Nurhaili tetap rendah hati.

“Ganti-gantian, kadang naik Pajero, naik Avanza, kadang naik motor Supra,” ucap Satpam di SMKN 5 Kota Tangerang seperti dikutip dari iNews.

Kekayaan yang dikumpulkan Nurhaili tidak seluruhnya bergantung pada gaji sebagai guru dan PNS di sekolah tempatnya mengajar. Kekayaannya berasal dari berbagai sumber, termasuk warisan dari orang tua dan investasi yang ia lakukan sendiri.

Selain sebagai seorang guru, Nurhaili juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang. Perjalanannya menuju jabatan tersebut dimulai pada tahun 2010 setelah mengikuti tes untuk menjadi kepala sekolah.

“Dulu guru. Tahun 2010 saya ikut tes jadi kepala sekolah. Pertama diangkat kepala sekolah di SMKN 7 Tangerang. Kemudian tahun 2011 saya pindah di SMKN 5 ini sampai sekarang,” kata Nurhaili ketika mengisahkan perjalanannya sebagai guru dan kepala sekolah seperti dikutip dari DetikNews.

Meskipun telah memiliki kekayaan yang luar biasa, Nurhaili tetap bersikap rendah hati dan tulus dalam memberikan pengabdian kepada pendidikan.

Kisah hidup Nurhaili mengajarkan kita bahwa kekayaan sejati bukanlah tentang seberapa banyak harta yang kita miliki, tetapi tentang bagaimana kita menggunakan kekayaan tersebut dan bagaimana sikap kita terhadap kehidupan.

Meskipun memiliki harta triliunan, Nurhaili tetap memilih untuk hidup dengan sederhana dan memberikan inspirasi bagi orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Banyak orang di luar sana ketika memiliki harta kekayaan yang fantastis sudah tidak mau lagi menggunakan kendaraan yang sederhana. Namun apa yang dilakukan Nurhaili pantas menjadi contoh untuk semua orang yang suka pamer terhadap kekayaan yang dimiliki.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Share :

Baca Juga

News

PNS Disentil Guru Honorer: Gaji Rp 300 Ribu, Dibayar 6 Bulan Sekali, Dipotong Lagi!

News

Kabar Gembira untuk Kepala Sekolah dan Guru SD, SMP, SMA/SMK. Apakah Sekolah Anda Masuk Kriteria Ini?

News

Wajib Tau! Sederet Kategori Honorer Ini Ditolak Aplikasi Pendataan Non ASN 2023

News

Penyebab Belum Penyerahan SK PPPK & Langkah Selanjutnya Jika (BTS) Berkas Dikembalikan Penetapan NIP

News

Bocoran Jadwal Berlaku Gaji PNS Disetarakan BUMN

News

Tips dan Syarat untuk Mendapat Tunjangan Guru Honorer

News

Resmi! Berikut Jadwal Pencairan Gaji Ke-13 2024
photo by kemdikbud.go.id

News

Sebelum Mei 2024 Nasib Honorer Ditentukan Dalam PP Turunan UU ASN