Home / News

Jumat, 26 Agustus 2022 - 12:08 WIB

Guru Sertifikasi Harus Lakukan Sinkronisasi Data

Dibaca 1,369 kali

Sinkronisasi Data – Terdapat Informasi bahwa kemdikbud memerikan himbauan kepada guru sertifikasi. Haimbauan tersebut terkait sinkronasi data yang harus dilakukan oleh guru sertifikasi. Sinkronisasi data tersebut juga harus dilakukan paling lambat  tanggal 31 Agustus 2022.

Himbaaun dari Kemdikbud bagi Guru sertifikasi tersebut supaya guru sertifikasi segera melakukan sinkronasi data sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Ketentuan mengenai himbauan tersebut telah terncantum dalam Permendikbud Nomor 4 Tahun 2022. Peraturan tersebut juga memuat hal tentang Petunjuk teknis dalam pemberian tunjangan profesi.

Selain memuat tentang pemberian tunjangan profesi, pada peraturan tersebut juga memuat Petunjuk teknis mengenai Tunjangan Khusus dan juga penghasilan guru ASN di Daerah Provinsi, Kabupaten dan juga Kota.

Penyaluran tunjangan tersebut dilalui dengan beberapa tahap. Adapun tahap penyaluran tunjangan profesi dan juga tunjangan khusus adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan Input dan/atau Pembaruan Data Guru ASN Daerah
  2. Melakukan Validasi dan Penetapan Penerima Tunjangan
  3. Melakukan Pembayaran tunjangan
  4. Melakukan Tunjangan diterima guru

Selain itu, pada bulan septermber diperlukan menerbitkan SKTP semester 2 sebelum dilakukanya pencairan tunjangan. Walau demikian terdapat jadwal sinkronasi berdasarkan Peraturan dari Kemdikbud tersebut.

Pada saat menerbitkan SKTP sangat sering dijumpai kegagalan. Hal tersebut karena faktor tidak valid sedangkan ketidak validan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut:

1. Ketidak Validan pada NUPTK

Untuk mengecek apakah NUPTK tersebut valid atau tidak dapat dilakukan pengecekan secara langsung di Dapodik atau dapat pula dicek melalui info GTK

2. Tugas Tambahan yang belum valid

Kemungkinan penarikan data pertama tidak terbaca untuk guru yang mempunyai jam mengajar sebanyak 12 jam dan memiliki tugas tambahan sebanyak 12 jam. Untuk itu guru perlu memastikan apakah tugas tambahan yang telak dilaksanakan telah diakui untuk mendapatkan jam tambahan atau tidak.

Halaman Selanjutnya

Pangkat Dan Golongan Tidak Terdeteksi

Share :

Baca Juga

News

Pembelajaran Berdiferensiasi: Manfaat dan Penerapannya di Kelas

News

Ketika Jokowi Lengser, Apakah Tunjangan Profesi Guru Akan Dihapus? 

News

Inilah Tunjangan dan Besaran Gaji yang Akan Diperoleh Guru Penggerak

News

Berikut Tanggal Penting Proses Rekrutmen Calon Guru Penggerak Angkatan 7! Jangan Sampai Terlewat!

News

Mengenal Kurikulum Operasional dalam Dunia Pendidikan 

News

BKN Pastikan Tak Ada Pengangkatan pegawai Non-ASN Tahun Ini

News

Jumlah Tenaga Honorer RI Usai MenPAN-RB Buka Data Baru, Ternyata Jumlahnya Segini

News

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Sumber Data Penerima PIP