Home / News

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:37 WIB

Kemendikbud Sayangkan Guru yang Sering Melakukan Pinjaman Online

Dibaca 19 kali

Masih banyak guru yang dinilai belum paham literasi keuangan. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya harus melakukan pinjaman online (ojol) yang kadang membuat hidup guru jadi lebih sengsara.

Menurut data yang dirilis oleh Kemendikbud bahwa guru adalah profesi paling banyak melakukan pinjaman online sesuai data dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Hal ini tentu sangat disayangkan sekali.

Namun di sisi lain, para guru memang sering terdesak dengan kebutuhan. Sementara gaji yang didapatkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Gaji para guru ini memang sering tidak pasti. Tunjangan profesi guru dari pemerintah pun terkadang tidak dapat diandalkan. Misalnya pada tahun 2024 ini, terjadi keterlambatan pencairan tunjangan profesi guru (TPG).

Hal-hal seperti itu yang mungkin membuat para guru terdesak untuk melakukan pinjaman online yang relatif sangat mudah. Namun di sisi lain sangat membebani karena bunganya yang tinggi.

Namun bagaimanapun, pinjaman online yang dilakukan selalu identik dengan kesejahteraan guru yang kurang baik.

Literasi keuangan yang dimiliki oleh guru juga diduga masih minim. Sehingga tidak pernah memperhitungkan ketika akan mengajukan pinjaman online tersebut.

Oleh karena itu, Nunuk Suryani selaku Ditjen GTK mengharapkan agar para guru lebih memahami tentang literasi keuangan bagi seluruh guru di Indonesia. Harapannya, tentu saja tidak ada lagi narasi bahwa ada guru yang terjerat pinjaman online.

“Supaya lebih banyak guru yang teredukasi mengenai perencanaan dan literasi keuangan agar terhindar dari pinjol, terlebih pinjol ilegal,” ucapnya seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud Ristek.

Kemendikbud sendiri sebenarnya sudah mengupayakan kesejahteraan para guru. Para guru honorer yang sering mendapatkan gaji rendah, sudah banyak diangkat menjadi ASN sebagai PPPK.

Kemudian para guru juga diberikan kesempatan masuk menjadi ASN melalui seleksi PPPK yang telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, dan akan dilakukan pada tahun 2024 ini.

Saat ini sudah tercatat ada 774.999 guru honorer yang telah diangkat menjadi ASN sebagai PPPK. Dan tahun ini akan kembali dilakukan pengangkatan yang akan tuntas pada bulan Desember 2024 mendatang.

Dan dalam seleksi CASN 2024, terdapat lowongan 241.853 untuk para guru yang ingin menjadi ASN sebagai PNS ataupun PPPK.

“Ditjen GTK bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), terus mendorong dan mengadvokasi Pemda untuk segera memaksimalkan rekrutmen guru ASN PPPK di daerahnya masing-masing pada tahun ini demi mengentaskan status guru honorer.” ungkap wanita berhijab tersebut.

Halaman Selanjutnya

“Kami juga melakukan akselerasi dan transformasi…..”

Share :

Baca Juga

News

Selesai Bulan Juli! Inilah Penetapan Formasi PPPK 2023, Cek Selengkapnya

News

Prioritas Kebutuhan Guru & Tendik untuk Pengangkatan PPPK Tahun 2024
perbedaan aparatur sipil negara dengan PNS

News

Berikut Posisi Prioritas Instansi Pusat dan Daerah Seleksi CPNS dan PPPK 2023

News

Peminat Profesi Guru Makin Rendah, Pemerintah Beri Iming-Iming Jadi Pegawai Negeri dengan Mudah
gaji aparatur sipil negara

News

Bantuan Pokja Guru Madrasah Akan Cair Oktober 2022
gaji aparatur sipil negara

News

Penyebab Guru Batal Menerima Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG) Triwulan 2, Simak Informasinya

News

Mengenal Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning (CTL)

News

Honorer Kategori Ini Bakal Otomatis Terima NIP dan SK di Tahun 2024? Berikut Penjelasannya