Home / News

Senin, 25 Juli 2022 - 22:25 WIB

Kesempatan Masih Terbuka ! Beasiswa Khusus Guru PAI, Simak Penjelasan Lengkapnya

Dibaca 704 kali

Beasiswa guru – Kementerian Agama (Kemenag) RI membuka kesempatan beasiswa sebanyak 2.000 guru pendidikan agama Islam di madrasah, pesantren, dan sekolah pada tahun 2022. Pendaftaran beasiswa ini dibuka hingga 5 Agustus mendatang dan terlaksana secara daring.

Pendaftaran beasiswa PJJ guru pendidikan Islam ini dibuka sejak 17 Mei 2022 dan akan berakhir pada 5 Agustus 2022 seperti yang dikutip pada laman Kemenag.

Beasiswa ini dikemas dalam Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mana penerima beasiswa akan melanjutkan studinya di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Syeikh Nurjati Cirebon. Universitas ini sudah berbentuk Cyber University sehingga mahasiswa akan menjalani perkuliahan secara daring.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Muhammad Zain menjelaskan, peningkatan kualifikasi dan keterampilan guru pendidikan agama Islam, khususnya guru di madrasah, merupakan salah satu program prioritas. Karena masih banyak guru madrasah yang belum menyelesaikan jenjang strata-1 (S-1). Berdasarkan data SIMPATIKA per Januari 2022, terdapat 42.112 guru madrasah yang tidak memenuhi standar S-1, terdiri dari 952 PNS dan 41.160 PNS. Di antaranya, khususnya guru mata pelajaran PAI sebanyak 10.536 orang.

Muhammad Zain berharap program ini bisa menjadi solusi peningkatan kualifikasi akademik para guru yang belum S-1. Bersamaan itu, program ini diharapkan juga dapat meningkatkan kompetensi mereka. Lulusan program ini untuk menjadi pendidik yang mahir dalam mendesain, mengimplementasikan, mengevaluasi dan mengembangkan kegiatan pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis teknologi informasi.

Jika guru-guru tertarik, berikut persyaratan beasiswa S1 bagi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah.
Persyaratan Beasiswa Guru PAI Kemenag 2022
1. TMT (Terhitung Mulai Tanggal) pengangkatan guru sebelum 1 Januari 2016
2. Usia maksimal 52 tahun
3. Terdaftar dalam Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemenag (Simpatika)
4. Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari instansi lain
5. Mendapatkan izin dan rekomendasi dari pimpinan instansi tempat bertugas secara tertulis.

Jadwal Beasiswa PAI Kemenag 2022
1. Pendaftaran: 17 Mei-5 Agustus 2022
2. Ujian Online dan Wawancara: 8-11 Agustus 2022
3. Pengumuman: 16 Agustus 2022

Kasubbag Tata Usaha GTK Madrasah, Ajang Pradita menyampaikan tahapan pendaftaran program beasiswa S1 PJJ PAI, sudah dimulai sejak 17 Mei 2022 dan akan berakhir 5 Agustus 2022. Link pendaftaran dapat diakses melalui http://spmb.syekhnurjati.ac.id/ atau http://pjj.syekhnurjati.ac.id/.

Program beasiswa ini penting untuk menghasilkan pendidik berkualitas yang dapat menjawab tantangan zaman dan berdaya saing. Ia berharap 4.444 pemangku kepentingan wilayah dan regional dapat menularkan informasi beasiswa ini kepada guru-guru yang mengajar mata pelajaran PAI yang tidak memenuhi standar S-1 untuk segera mendaftar.

Bergabunglah bersama dengan menjadi member e-Guru.id untuk meningkatkan skill dan pengetahuan Anda agar menjadi pendidik yang hebat dan dapatkan berbagai macam pelatihan gratis dan bonus lainnya. Daftarkan diri Anda pada pelatihan publikasi ilmiah bagi guru untuk kenaikan pangkat sekarang juga!

14. Publikasi Ilmiah Bagi Guru untuk Kenaikan Pangkat #1-min

Share :

Baca Juga

News

Penerapan Sekolah Inklusi

News

Cek Gaji PNS Masa Kerja 0 Sampai 32 Tahun yang Cair November 2023
peran guru sebagai motivator

News

Guru Jangan Asal Menghukum, Berikut Aturan Baru Guru Untuk Menghukum Siswa
syarat pemberkasan PPPK 2023

News

TERBARU! Jadwal Pendaftaran CPNS 2023 Lengkap dengan Formasi dan Kebutuhan Instansi
Tunjangan Pegawai Pemerintah

News

2022 Segera Usai, Tunjangan Penghasilan Pegawai Segera Cair

News

Wajib Tau! Berikut Alur dan Syarat Penyetaraan Ijazah Untuk Mendaftar CPNS 2023 Formasi CASN

Kesiswaan

4 Hal Penting dalam Membuat Peraturan Kelas

News

Pencairan Tunjangan Profesi Guru Triwulan I 2024 Telat, Begini Penjelasan Kementerian Pendidikan