Home / Opini

Minggu, 19 Juni 2022 - 12:55 WIB

Model Manajemen Berbasis Sekolah dalam Manajemen Sekolah di Berbagai Negara

Dibaca 2,039 kali

Peningkatan Mutu Pendidikan merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan merupakan bagian integral upaya peningkatan kualitas manusia secara holistic. Dengan begitu, perlu adanya strategi untuk menjadikan sekolah menjadi sekolah yang efektif dan produktif. Strategi ini yang dinamakan Manajemen Berbasis sekolah atau School Based Management (MBS).

Keadaan dalam suatu wilayah memengaruhi bagaimana cara yang tepat untuk menetapkan suatu gaya atau pendekatan untuk menjadikan sekolah itu kreatif, aktif, serta produktif. Sehingga beberapa wilayah (Negara) memiliki gaya pendekatan yang berbeda-beda sesuai kondisi yang ada

  1. Model Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Negara Hongkong

Di Hong Kong, MBS disebut The School Management Initiative (SMI) atau Manajemen Sekolah Inisiatif yang menekankan pentingnya inisiatif dari sumber daya sekolah sebagai iniasiatif dari yang selama ini sudah diterapkan.

Prinsip-prinsip yang digunakan adalah perlunya telaah ulang secara kontinyu, Evaluasi terhadap hasil, Definisi yang lebih baik tentang tanggung jawab, Organisasi yang sesuai, dan Hubungan yang jelas antara pembuat kebijakan dengan agen pelaksana

  1. Model Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di Negara Kanada

Model MBS di Kanada disebut School-site Decision Making (SSDM) atau pengambilan keputusan diserahkan pada tingkat sekolah.

Di Kanada, Pendidikan  menjadi tanggungjawab provinsi dimana pemerintah daerah/kota sebagai unit administrative dan pengambilan kebijakan.

Ciri-ciri MBS di Kanada, adalah sebagai berikut :

– Penentuan Alokasi Sumber Daya sekolah yang ditentukan.

– Alokasi dimasukkan ke dalam anggaran lupsum yang mana itu dimasukkan ke anggaran sekolah

– Adanya Program efektivitas guru dan adanya program pengembangan profesionalisme tenaga kerja.

  1. Model Implementasi di Negara Amerika Serikat

Sistem pendidikan di AS mulanya secara konstitusional pemerintah pusat (state) yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dan pemerintah daerah hanya sebagai pembuatan kebijaksanaan dan administrasi. Model MBS di AS di sebut dengan Site-Based Management. Adanya MBS dimana Penyerahan sumber daya ke sekolah diyakini akan membuat kemajuan dikarenakan sekolah memiliki kebebasan mencurahkan energi kreatifnya dan sekolah dapat mengembangkan diservifikasi pendekatan strategi untuk mencapai tujuannya.

Baca Juga:  5 Problematika Pendidikan di Indonesia yang Wajib Dibenahi
  1. Model Implementasi Model Berbasis Sekolah di Negara Inggris

Model MBS di Inggris disebut Grant Maintained School (GMS) atau manajemen swakelola pada tingkat local. Dikatakan begitu dikarenakan terdapat UU Pendidikan Tahun 1988 yang berisi adanya inti nasional, adanya ujian nasional, serta pelaporan nasional.

Kontrol terhadap anggaran sekolah diberikan kepada lembaga pengelola/pengawas beserta  para menengah keatas dan sebagian sekolah dasar dalam jangka lima tahun.  Terdapat 6 perubahan Struktural guna memfasilitasi MBS di Inggris tersebut, yakni a). untuk mata pelajaran inti ditentukan oleh pemerintah, b). dilaksanakan pada siswa kelas 7,11,14, dan 16., c). MBS dibentuk untuk mengembangkan otoritas pemerintah pemerintah., d). Dibuatkan lanjutan sekolah teknik., e) Kewenangan Inner London Education dilimpahkan kepada tiga belas otoritas pendidikan., dan f). Skema Manajemen sekolah local dibentuk dengan melibatkan pihak terkait.

  1. Model Implementasi Model Berbasis Sekolah di Negara Australia

MBS merupakan refleksi pengelolaan desentralisasi pendidikan di Australia yang menempatkan sekolah sebagai lembaga yang memiliki kewenangan untuk menetapkan kebijakan visi, misi dan tujuan atau sasaran sekolah yang membawa implikasi terhadap pembangunan kurikulum sekolah dan program-program lainnya.

Aspek kewenangan MBS meliputi; a). Menyusun serta mengembangkan kurikulum dan pembelajaran untuk meningkatkan hasil pembelajaran siswa., b). Melakukan pengelolaan Sekolah., c). Membuat perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban., d). Menjamin dan mengusahakan sember daya (Human Financial). Jenis Pengorganisasian MBS ; a). Standar Flexibility Option., b). Enhached Flexibility Option 1 dan 2.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai . Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(mey/esy)

Share :

Baca Juga

Opini

Memahami UU Sistem Pendidikan Nasional

Opini

Tips Belajar Efektif untuk Siswa: Yuk Diterapkan!

Opini

Lancar Public Speaking? Begini Tipsnya!

Media Mengajar

Media Pembelajaran Kreatif dan Menarik untuk Guru Inovatif

News

Tips Menghadapi Penilaian Akhir Semester Bagi Guru dan Peserta Didik

News

Mengenal Kurikulum Merdeka dan Tantangannya

Opini

Meningkatkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik

Kompetensi Guru

Yuk Dipahami, Prinsip Pembelajaran Kurikulum Merdeka!
Download Sertifikat Pendidikan Gratis