Home / News

Senin, 20 Mei 2024 - 20:46 WIB

Peminat Profesi Guru Makin Rendah, Pemerintah Beri Iming-Iming Jadi Pegawai Negeri dengan Mudah

Dibaca 82 kali

Tampaknya makin sedikit anak muda yang berminat menjadi guru. Sehingga Indonesia dapat dikatakan kekurangan guru yang profesional. Oleh sebab itu, pemerintah memberikan jaminan lebih mudah menjadi pegawai negeri melalui jalur profesi guru tersebut.

Ketika sedikit sekali pemuda yang mengincar profesi guru, di sisi lain banyak guru yang sudah uzur.

Dilansir dari laman resmi Kemendikbud, jumlah guru yang pensiun di Indonesia setiap tahunnya bisa mencapai 70 ribu guru. Angka itu tak sebanding dengan jumlah guru yang telah lulus pendidikan profesi guru dari tahun 2009 hingga 2021 yakni 30.898 guru yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu menyebabkan Indonesia dapat dikatakan kekurangan guru. Tahun ini kekosongan guru secara nasional mencapai 150.095 guru yang terdiri dari 140.845 guru negeri dan 9.250 guru swasta.

Melihat hal itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melakukan transformasi pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan untuk mewujudkan keseimbangan kebutuhan dan pemenuhan guru sehingga layanan pendidikan dapat berjalan dengan lebih baik bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang.

Para lulusan PPG prajabatan akan mendapatkan afirmasi 100 persen untuk dapat memenuhi kriteria menjadi guru aparatur sipil negara (ASN). Itu artinya ketika lulusan PPG tersebut mendaftar sebagai PPPK, akan lebih mudah untuk diterima.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek, Nunuk Suryani menjelaskan, transformasi PPG prajabatan dilakukan berdasarkan kebutuhan guru dan memastikan lulusan PPG prajabatan direkrut menjadi guru.

Calon guru, kata dia, harus melalui PPG terlebih dahulu sehingga induksi guru pemula terintegrasi dengan PPG. Program praktik lapangan PPG prajabatan juga memiliki relevansi yang kuat karena dilakukan di sekolah tempat mengajar guru pemula tersebut akan ditempatkan.

Untuk sementara ini, untuk menempuh PPG tersebut dapat dikatakan gratis atau ditanggung oleh pemerintah. Namun tak menutup kemungkinan ke depannya akan berbayar.

“Semua pemangku kepentingan bertanggung jawab. Saat ini PPG masih dibiayai melalui LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan), arah ke depan bisa biaya mandiri, bisa dibiayai dari yayasan, dan sebagainya,” ungkap Dirjen GTK Nunuk.

Halaman selanjutnya

Pemenuhan kebutuhan guru di Indonesia bisa melalui seleksi guru…..

Share :

Baca Juga

Ilustrasi Tahapan PPG Dalam Jabatan 2023

News

Catat Jadwalnya! Berikut Tenggat Waktu PPPK Isi Daftar Riwayat Hidup

News

TERBARU! Formasi PPPK Guru 2023 Bakal Ditambah? Ini Kata Dirjen GTK

News

Ijazah Apa Saja yang Diperlukan Untuk Pemberkasan PPPK? Berikut Penjelasannya

News

Wajib Tau! Berikut Sederet Bantuan Dana Pendidikan Dari Kemdikbud

News

2 Cara Mudah Cek Penerima PIP/KIP Terbaru 2024 & Solusi Data Tidak Ditemukan!

News

Terupdate! Begini Cara Pemutakhiran Data Tenaga Honorer/Non ASN Tahun 2024
Inovasi Pendidikan Terkini melalui Program Double Action di SMA Negeri 11 Garut

News

SMA Negeri 11 Garut Sukses Gelar Inovasi Pendidikan Terkini melalui Program Double Action

Kesiswaan

Mengenal Pembelajaran Hybrid Learning untuk Optimalisasi Pembelajaran Masa Pandemi