Home / News

Jumat, 16 Desember 2022 - 13:34 WIB

Perubahan dan Tugas Baru Guru di Era Kurikulum Merdeka

Dibaca 293 kali

Kehadiran Kurikulum Merdeka membawa sejumlah perubahan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Perubahan tersebut pun memberikan beban tugas baru kepada para pendidik. Namun demikian, perubahan dan tugas baru tersebut hendaknya tidak menjadi masalah bagi para pendidik. Sebaliknya, harus menjadi amanah yang membanggakan untuk dilakukan.

Menjadi seorang guru merupakan salah satu kebanggaan tersendiri sebab ikut berkontribusi mencerdaskan bangsa. Selain mengajar, ternyata guru juga memiliki segudang pekerjaan seperti menyelesaikan administrasi pembelajaran serta menyiapkan konten belajar dan masih banyak lagi lainnya.

Maka dari itu, seiring pergantian kurikulum, tak heran bila beban guru bisa saja semakin bertambah. Selain harus beradaptasi ulang, mereka pun juga perlu menyiapkan segala kebutuhan sesuai dengan kurikulum yang sedang dijalankan.

Dalam dua tahun terakhir, sudah ada beberapa sekolah baik dari jenjang PAUD sampai SMA menerapkan Kurikulum Merdeka. Sehingga guru maupun tenaga kependidikan lainnya juga perlu melakukan penyesuaian khususnya pada aspek beban guru di era Kurikulum Merdeka. Lantas, apa saja yang perlu guru siapkan dan pahami?

Kemendikbud secara resmi mengumumkan bahwa beban kerja guru di era Kurikulum Merdeka terdiri dari beberapa hal. Beban yang dimiliki guru tentunya akan berbeda antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka. Adapun perbedaannya yakni :

Pertama, beban kerja seperti Jam Pelajaran (JP) mengalami pengurangan. Pengurangan JP tersebut sebagaimana yang ditentukan oleh pedoman pendidikan yang disusun oleh Kemendikbudristek RI dalam peraturan yang berkaitan dengan Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka proses Pemulihan Pembelajaran. Yang menjadi pembedanya yakni keputusan Kemdikbud terkait struktur Kurikulum SMP dan MTS per mapelnya yang berbeda.

Pada penerapan kurikulum 2013, kedua mapel tersebut diterapkan selama 3 JP per-minggu, namun pada Kurikulum Merdeka hanya menjadi 2 JP per-minggu. Sama halnya dengan pelajaran PKN, sebelumnya, terdapat 3 JP. Namun, menjadi 2 JP di era Kurikulum Merdeka.

Kedua, hadirnya pembelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti. Hal ini menjadi beban kerja guru terutama yang mengampu mata pelajaran tersebut. Selain itu, guru juga perlu mewujudkan pembangunan karakter berdasar program P5 yang disisipkan pada kedua mata pelajaran yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.

Halaman Selanjutnya

Ketiga, terdapat pengurangan pada mata pelajaran….

Share :

Baca Juga

News

5 Jabatan PPPK Teknis di Sekolah dan Peluang Pengangkatan Tenaga Administrasi Sekolah PPPK 2024

News

Sebentar Lagi Dibuka! Berikut Persyaratan Wajib CPNS 2023

News

Kuota Formasi Guru Mata Pelajaran Pada Seleksi PPPK Guru 2023

News

Cek Rekeningmu! Rapel Gaji Pensiunan PNS Sudah Cair

News

Terbaru! Skema Gaji PNS dan PPPK, Usai RUU ASN Terbit
program p5

News

Simak Cara Daftar Bantuan Pendidikan Islam dari Kemenag
Momentum Hari Guru

News

Aturan Baru Pemakaian Seragam Sekolah: Cek Info Lengkapnya!

News

Informasi Terbaru, Hubungan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Sertifikasi Guru TPG Dengan E kinerja 2024