Home / News

Kamis, 30 Mei 2024 - 10:49 WIB

Saran Kemendikbud: Pilih Pelatihan yang Cocok di PMM agar Tidak Menjadi Beban Administratif

Dibaca 40 kali

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), melalui Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), memberikan saran penting kepada para guru yang sering mengikuti pelatihan di Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Disarankan agar guru lebih selektif dalam memilih pelatihan dan fokus pada modul yang paling relevan dan cocok untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Hal ini lebih efektif daripada mengikuti banyak pelatihan yang akhirnya hanya menjadi beban administratif.

PMM merupakan platform yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan pada tahun 2022 untuk mendukung peningkatan kompetensi guru secara mandiri. Platform ini menawarkan berbagai fitur menarik, termasuk pelatihan mandiri dan gratis.

Guru yang ingin meningkatkan kinerja dan kompetensinya diwajibkan untuk mengikuti pelatihan di PMM, dengan harapan pengetahuan yang didapat dapat diterapkan langsung di kelas. Dengan demikian, kualitas pembelajaran diharapkan meningkat.

Saat ini, PMM menyediakan lebih dari 50 topik pelatihan. Guru yang menggunakan platform ini dapat mengikuti pelatihan sesuai dengan minat mereka tanpa biaya.

Namun, banyak guru yang baru bergabung di platform ini terdorong untuk mengikuti semua pelatihan yang tersedia, yang seringkali tidak memberikan hasil maksimal dan hanya menjadi beban administratif.

Anindito Aditomo, Kepala BSKAP, menekankan bahwa guru tidak perlu mengikuti seluruh pelatihan di PMM. Lebih baik memilih satu atau dua topik pelatihan yang relevan dan dapat diterapkan di kelas.

“Kalau mereka (guru) merasa cocok dengan satu modul pelatihan saja, silakan, jika itu dinilai lebih baik sesuai dengan kondisi di sekolah. Daripada guru harus menuntaskan semua jenis pelatihan yang akhirnya hanya menjadi beban administratif,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud.

PMM dirancang khusus untuk para guru, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga pendidik swasta. Tujuan utama platform ini adalah meningkatkan kompetensi guru dan memberikan bekal yang lengkap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Pemerintah Daerah sebagai penyelenggara dan pembina kurikulum di satuan pendidikan diharapkan dapat mendorong semua guru untuk menggunakan PMM.

Untuk mengakses PMM sangat mudah. Guru hanya perlu membuat akun menggunakan akun belajar.id untuk masuk ke halaman PMM. Selain itu, platform ini dapat diakses melalui website di komputer dan diunduh di ponsel melalui Google Play.

Berikut ini adalah link untuk mengakses PMM sekaligus mengunduh platform Merdeka Mengajar: https://guru.kemdikbud.go.id/

Halaman Berikutnya

Selain dapat mengikuti pelatihan secara mandiri,….

Share :

Baca Juga

News

Anggaran Kemdikbud Tahun 2024 Naik, Tunjangan Guru Ikut Naik

News

Breaking News! Kenaikan Gaji PNS Akan Terealisasi Tahun 2023, Berikut Besaran Gaji Pokok Beserta Tunjangannya

News

Intruksi Baru Dari BKN Utuk PPPK Tenaga Teknis 2022

News

Ingat! PNS Hanya Akan Terima 1 Gaji Kecuali 2 Tunjangan Ini Karena Single Salary

News

Gaji 13 PPPK 2024 Sesuai PP Nomor 15, Ini Besarannya

News

Guru Honorer Diuntungkan dalam Pelaksanaan Seleksi PPPK Guru 2023, Simak Beberapa Keuntungannya!

News

Ketahui! 5 Persyaratan Pengangkatan Honorer Menjadi ASN

News

Pendidik PAUD Non Formal, Profesi Yang Diremehkan Banyak Orang