Home / News

Kamis, 19 Mei 2022 - 22:05 WIB

Semua Sekolah di Kota Semarang Dipersiapkan untuk jadi Sekolah Inklusi

Dibaca 1,579 kali

Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak tidak terkecuali penyandang disabilitas. Mereka punya hak menempuh pendidikan pada sekolah umum. Seluruh sekolah di Kota Semarang wajib bersiap menjadi sekolah inklusi atau sekolah yang menyambut semua siswa tanpa memandang jenis kelamin, etnis, latar belakang layaknya status sosial, ekonomi, sampai kebutuhan pendidikan. Terlebih pada menyambut Penerimaan siswa Baru (PPDB) Tahun 2022-2023. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pekunden serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Semarang telah siap menerima peserta didik sekolah inklusi

Kepala SDN Pekunden Abdul Khalik mengatakan, sesuai sistem zonasi yang sudah diterapkan Dinas Pendidikan, seluruh calon peserta didik sangat berpeluang menempuh pendidikan di sekolah yang beliau ampu. Termasuk bagi anak berkebutuhan khusus.

Sesudah diterima, lanjut Abdul Khalik, pihak sekolah bakal mengamati tingkah laku, sikap anak, serta perkembangan anak. guru akan melakukan identifikasi sebab sebelumnya tidak menyeleksi kemampuan calon siswa tadi, termasuk tak ada regulasi buat menyeleksi anak tadi inklusi atau bukan. Namun sesudah masuk, anak yang diprediksi inklusi akan didata serta disampaikan ke Dinas Pendidikan. Selanjutnya akan bekerjasama dengan tempat tinggal Duta Revolusi Mental buat dilakukan identifikasi masuk kategori inklusi atau tidak.


Setiap sekolah mesti dipastikan mempunyai guru yang tahu mengajar anak inklusi. Dikarenakan itu adalah hal wajib disiapkan pengajar spesifik untuk sekolah inklusi oleh Dinas Pendidikan secara periodik, namun tidak semua sekolah menerima.
pada sekolahnya, hanya terdapat satu siswa inklusi. beliau kini duduk pada bangku kelas 3. waktu masih menginjak kelas 1, dia harus didampingi orang tua. Lambat laun siswa ini mampu berdikari. Bahkan, hebatnya dia mampu bersaing dengan peserta didik lain. Salah satunya dia bisa mendapatkan juara 3 berasal 20 peserta tingkat sekolah dalam lomba seperti Pahlawan. Pada lomba itu, beliau berhasil memeragakan dan menyebutkan galat seorang pahlawan tanpa teks biografi pahlawan. “Itu telah prestasi membanggakan, beliau mampu bersaing menggunakan teman-sahabat lainnya. Inilah wujud inklusi itu,” terangnya.

  • Lolos Assessment, Siswa Disabilitas Tak Boleh Ditolak
Baca Juga:  Penilaian Angka Kredit Guru dan Pengawas Madrasah Makin Ringkas Berkat Aplikasi E-PAK RUPAWAN

Tahun ajaran baru sementara waktu lagi tiba, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang pada ketika dekat akan membuka pendaftaran penerimaan siswa baru (PPDB) secara online untuk sekolah negeri tingkat TK/SD/Sekolah Menengah Pertama.

November kemudian, DPRD Kota Semarang baru saja mengesahkan perda Penyandang Disabilitas. perda ini mengatur sekolah negeri ataupun partikelir tidak boleh menolak penyandang disabilitas yang lolos assessment asal psikolog atapun tempat tinggal duta revolusi mental (RDRM).

“sudah ada kurang lebih 17 sekolah inklusi pada Kota Lunpia. dengan adanya perda ini nantinya seluruh sekolah tak boleh menolak peserta didik berkebutuhan spesifik menggunakan catatan anak bersangkutan telah melalui assessmen psikolog,” kata Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Dyah Ratna Harimurti.
Detty, begitu dia disapa, menjelaskan, assessment bisa dilakukan oleh RDRM secara gratis atau mampu melalui psikolog. Jika lolos, rekomendasi assessment ini bisa digunakan untuk mendaftar sekolah negeri ataupun swasta yang diinginkan.

Selain itu, setiap sekolah harus menyediakan pengajar pendamping khusus (GPK) Jika terdapat peserta didik disabilitas. wahana serta prasarana di sekolah juga harus bisa mendukung siswa disabilitas. “buat wahana dan prasarana mungkin semua sekolah telah siap. namun yang perlu disoroti adalah jumlah GPK yg masih minim. waktu ini masih ada sekitar 17 GPK, kita dorong pemkot bisa menambah,” kentara politisi PDI-perjuangan ini.

Jumlah GPK yang minim, lanjut dia, mayoritas artinya pengajar non-ASN. pemkot permanen berkomitmen untuk menambah dan terus memetakan jumlah peserta didik disabilitas di suatu sekolah.
Sayangnya, saat koran ini meminta penjelasan dari Disdik, belum ada yang bersedia untuk memberikan penerangan terkait persiapan sekolah inklusi buat ajaran baru pada tahun ini.

Dapatkan informasi guru terupdate dengan Join channel telegram: https://t.me/wartagurudotid

Bergabunglah bersama dengan menjadi member e-Guru.id untuk meningkatkan skill dan pengetahuan Anda agar menjadi pendidik yang hebat dan dapatkan berbagai macam pelatihan gratis dan bonus lainnya. Daftarkan diri Anda sekarang juga!

Penulis: WDS




Share :

Baca Juga

News

Alokasi Dana Seleksi PPPK 2022

News

Penjabaran Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Kearifan Lokal dan Bhineka Tunggal Ika
guru ppk ingin pindah sekolah

News

Info Terkini Seleksi PPPK 2024: Sampai Tahap Verifikasi dan Validasi Honorer

News

Jangan Sampai Keliru, Perbedaan Mekanisme Tunjangan Sertifikasi Guru Kemdikbud dan Guru Kemenag

News

Penting! Platform Rapor Pendidikan Miliki Versi Baru

News

Pahami Yuk! Ternyata Seperti Ini Daftar Urutan Pangkat PNS Berdasarkan Golongan

News

Aplikasi Fake GPS Cara Mudah Mengakali Absensi Online di Smartphone

News

Tidak Hanya Seragam Baru, Pemerintah Wajibkan Baju Adat Untuk Para Siswa di Tahun 2024
Download Sertifikat Pendidikan Gratis