Home / News

Sabtu, 11 November 2023 - 13:17 WIB

Kabar Baik, 1 Juta Guru Honorer Diangkat PPPK 2024

Dibaca 1,339 kali

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia memiliki target untuk mengangkat sekitar 1 juta guru honorer menjadi PPPK atau Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) pada akhir tahun 2024.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Nunuk Suryani, menyatakan bahwa Kemendikbudristek RI telah melakukan perhitungan kebutuhan guru.

Pada tahun 2020, terdapat sekitar 1 juta guru honorer, dan diharapkan pada tahun 2024, seluruhnya dapat diangkat menjadi guru .

Nunuk menjelaskan bahwa proses menjadi PPPK telah dimulai sejak tahun 2021, dengan sekitar 544.000 orang guru telah diangkat. Pada tahun ini, proses seleksi guru ASN PPPK masih berlangsung, dan diharapkan ada tambahan sekitar 296 ribu guru.

Dengan demikian, jumlah guru honorer yang diangkat menjadi ASN PPPK diperkirakan akan mencapai lebih dari 800.000 hingga akhir tahun 2023.

Pemerintah juga terus berusaha menyelesaikan masalah ketidakjelasan status dan kesejahteraan guru honorer yang telah berlangsung lama sejak tahun 2019.

Nunuk menyampaikan bahwa tujuan Kemendikbudristek RI adalah menjadikan menjadi terhormat dan bermartabat, sehingga pihaknya berkomitmen untuk mengangkat para guru honorer menjadi PPPK.

Berbagai upaya dilakukan, termasuk koordinasi dengan berbagai kementerian/lembaga untuk merumuskan kebijakan seleksi guru ASN PPPK. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah untuk memastikan usulan formasi sesuai dengan kebutuhan yang telah dihitung

Baca Juga:  Perbedaan Coaching, Mentoring, Konseling, Fasilitasi, dan Training yang Wajib Dipahami Kepala Sekolah

Kemendikbudristek dan panselnas juga menyediakan data pendukung kepada untuk mengalokasikan anggaran bagi para ASN PPPK.

Selain itu, bersama Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara intensif melakukan rapat koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), khususnya untuk mempublikasikan kebijakan dan mendorong pemda agar mengusulkan formasi sesuai dengan kebutuhan yang telah dihitung.

Selanjutnya, Kemendikbudristek juga memastikan pelaksanaan seleksi berjalan lancar dan turut membantu memberikan data pendukung kepada Kementerian Keuangan agar dapat merumuskan kebijakan pembiayaan .

Ini termasuk memberikan bantuan persiapan kepada guru untuk mengikuti seleksi, termasuk mandiri atau daring menggunakan sistem manajemen .

Sekretaris Daerah Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Umbu Ngadu Ndamu menambahkan bahwa daerahnya mendapatkan 532 formasi untuk tahun ini, tetapi hanya 264 guru honorer yang lolos tahap . Upaya maksimal dilakukan untuk memastikan mereka lolos ke tahapan seleksi berikutnya.

Halaman Selanjutnya

Sejumlah upaya dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti dinas pendidikan

Share :

Baca Juga

News

Perbedaan PNS dan PPPK

News

Sederet Kontroversi Tim Bayangan dan Klarifikasi Nadiem

News

Kemenkumham Buka 1.015 Formasi CPNS dan PPPK 2023

News

Semua Guru Akan Sertifikasi Tanpa Tes Hingga 2026, Begini Mekanismenya

News

Materi Hari Pertama Diklat 40JP Dampak Kurikulum Merdeka

News

PPG Guru Madrasah 2024 Resmi Dibuka, Segera Daftarkan Diri

News

Jadwal Seleksi PPG Prajabatan 2023 Gelombang 2 Telah Keluar

News

Intruksi Baru Dari BKN Utuk PPPK Tenaga Teknis 2022
Download Sertifikat Pendidikan Gratis