Home / Media Mengajar / News

Jumat, 29 April 2022 - 20:37 WIB

Mengenal Media Pembelajaran Interaktif

Dibaca 2,696 kali

Media Pembelajaran Interaktif – Media pembelajaran dapat membantu guru untuk melaksanakan salah satu tugas utamanya yaitu menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik dengan efektif dan efisien. Untuk mencegah rasa bosan pada diri peserta didik, guru dapat menerapkan pembelajaran dengan interaktif.

Melalui pemanfaatan media pembelajaran, proses belajar mengajar dapat meningkatkan minat peserta didik untuk terus belajar jika dilakukan dengan penggunaan media pembelajaran yang menarik dan menyenangkan.

Akan tetapi, jika media pembelajaran yang digunakan saat mengajar terlalu monoton maka proses belajar tidak akan berlangsung dengan baik karena peserta didik akan lebih mudah bosan.

Penggunaan media pembelajaran konvensional cenderung membuat peserta didik merasa jenuh karena kurangnya inovasi dan kreativitas saat proses pembelajaran berlangsung.

Oleh karena itu, perlu adanya pembaharuan media pembelajaran dari media konvensional ke media yang lebih interaktif. Kreativitas guru dalam membuat media dan menyajikan materi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan belajar peserta didik. Pembuatan media pembelajaran yang menarik dapat dibuat dengan menyesuaikan materi dan karakteristik peserta didik.  

Apa Itu Media Pembelajaran Interaktif?

Fenomena pembelajaran saat ini membuat guru harus berpikir kreatif dalam menyusun media pembelajaran untuk menarik minat belajar peserta didik.

Salah satu media pembelajaran yang dapat meningkatkan minat belajar peserta didik adalah pembelajaran kreatif.

Menurut Seels & Glasgow, media pembelajaran interaktif adalah suatu suatu sistem penyampaian materi dengan menyajikan materi video rekaman dengan pengendalian komputer kepada peserta didik yang tidak hanya melihat dan mendengar video tetapi peserta didik juga dapat merespon secara aktif.

Media pembelajaran dikatakan interaktif tidak hanya melihat dan mendengar saat proses belajar mengajar berlangsung, tetapi peserta didik juga berinteraksi secara langsung dengan media pembelajaran tersebut.

Karaktertistik dari media pembelajaran interaktif adalah peserta didik tidak hanya memperhatikan media atau objek saja, tetapi juga dituntut untuk berinteraksi selama proses pembelajaran.

Setidaknya ada tiga macam interaksi dalam penggunaan media interaktif, yaitu:

  1. Peserta didik berinteraksi dengan program;
  2. Peserta didik berinteraksi dengan mesin (misalnya komputer, video interaktif);
  3. Mengatur interaksi peserta didik secara teratur tapi tidak terprogram.

Terdapat banyak alasan yang membuat guru harus menggunakan media pembelajaran interaktif. Alasan-alasan tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Dapat menyeragamkan materi pembelajaran kepada seluruh peserta didik.
  2. Dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik.
  3. Dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
  4. Dapat menghemat waktu dan tenaga.
  5. Dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran peserta didik.
  6. Praktis digunakan dari segi tempat dan waktu.
  7. Mampu menumbuhkan sikap positif peserta didik terhadap pembelajaran.

Pemanfaatan media pembelajaran interakif diharapkan mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan motivasi, eksplorasi, serta pemahaman terhadap materi yang disampaikan oleh guru.

Halaman Selanjutnya

Perangkat Media Pembelajaran Interaktif




Share :

Baca Juga

Karya Inovatif

Memahami Karakter Peserta Didik

News

Pendaftaran Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7 Tahun 2022 dibuka, Berikut Syarat dan Cara Mendaftarnya

News

Skema Angkat Honorer Jadi PNS Part Time Berdasarkan RUU ASN

News

Cara Daftar dan Syarat Mendaftar KIP Kuliah
Ilustrasi Tahapan PPG Dalam Jabatan 2023

News

Alasan Mengapa PNS dan PPPK Dipecat Sementara
mendikbud Himbau Pemda Agkat Guru Penggerak Menjadi Kepsek

News

Kemendikbudristek Resmi Buka Pendaftaran Apresiasi Guru 2022

News

Surat Edaran KemenPAN-RB tentang Pendaftaran CPNS & PPPK Tahun 2024
pembelajaran berdiferensiasi

News

Berikut Beban Kerja Guru Pada Kurikulum Merdeka