Home / Kesiswaan / News

Senin, 10 Oktober 2022 - 21:22 WIB

Catat! Aturan Baru Seragam Sekolah Berdasarkan Permendikbud

Dibaca 963 kali

Permendikbud – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) menetapkan kebijakan baru terkait aturan resmi penggunaan seragam sekolah untuk siswa SD hingga SMA. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek)n Nomor 50 Tahun 2022.

Menurut Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022, sekolah tidak boleh mengatur kewajiban atau memberikan kewenangan terhadap orang tuan atau wali siswa untuk membeli pakaian seragam sekolah baru pada setiap kenaikan kelas maupun saat penerimaan siswa baru.

Dalam pasal 3, seragam sekolah untuk siswa jenjang SD, SMP, SMA atau SMK dan SLB di Indonesia di Indonesia yang terdiri dari pakaian seragam nasional dan pakaian seragam pramuka.

Di luar seragam ini, sekolah bisa mengatur pakaian seragam khas sekolah, misalnya batik dengan corak tertentu.

Dalam hal ini, sekolah bisa mengatur seragam sekolah bagi peserta didik, sebagaimana yang dijelaskan pada Pasal 4.

“Selain pakaian seragama sekolah dan pakaian seragam khas sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dapat mengatur pengenaan pakaian adat bagi peserta didik pada sekolah,”tulis Permendikbud tersebut.

Sejarah Seragam Sekolah di Indonesia dan Makna di Balik Warnanya

Sejarah seragam sekolah di Indonesia memiliki riwayat yang dapat ditelusuri sejak pasca kemerdekaan. Dahulu, warna seragam sekolah untuk siswa SD belum ditentukan secara resmi harus menggunakan seragam merah putih, biru putih untuk siswa SMP, atau putih abu-abu untuk siswa SMA seperti sekarang.

Ketentuan mengenai penggunaan seragam sekolah secara nasional baru mulai berlaku pada era pemerintahan Orde Baru. Lantas, seperti apa sejarahnya?

Sejarah Seragam Sekolah di Indonesia

Mengutip Sejarah Pendidikan Islam: Memahami Kemajuan Peradaban Islam Klasik hingga modern oleh Muhamad Tisna Nugraha, hal tersebut memberi pengaruh terhadap pendidikan di Indonesia dengan mulai diterapkannya penggunaan seragam sekolah. Salah satu fungsinya adalah menghindari persaingan tidak sehat selama siswa berada di sekolah.

Namun, menurut Darmaningtyas (2004), ketentuan seragam sekolah secara nasional baru diberlakukan era Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef (1987-1983).

Sebelumnya, seragam sekolah berwarna-warni. Sejak kebijakan mengenai hal ini diberlakukan secara ketat pada awal dekade 1980-an, maka tidak ada satu sekolah pun di Indonesia yang tidak memiliki seragam sekolah.

Darmaningtyas turut menjelaskan dalam buku Pendidikan yang Memiskinkan, ketentuan seragam secara nasional berupa warna merah putih untuk siswa SD, biru putih untuk siswa SLTP, dan abu-abu putih untuk siswa SMTA berlaku pada masa (Pembangunan Lima Tahun) Pelita III pemerintah Orde Baru.

Melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 52 Tanggal 17 Maret 1982 warna seragam sekolah di Indonesia diatur. Surat ini menjelaskan warna-warna seragam secara resmi untuk peserta didik di Indonesia sekaligus maknanya masing-masing.

Halaman Selanjutnya

Arti Warna Seragam Sekolah di Indonesia 

Share :

Baca Juga

Kesiswaan

Jenis – Jenis Bakat Siswa Yang Guru Perlu Tahu

News

Intip, 4 Kategori PNS yang Tidak Dapat Tukin 2023

News

Rencana Kebijakan Terbaru, Daerah Pengusul Formasi Terbanyak  PPPK 2024

News

Kabar Gembira! Sistem Gaji Terbaru Guru TK Sampai SMA Di Bawah Kemendikbud Menguntungkan
Ilustrasi Tahapan PPG Dalam Jabatan 2023

News

Segera Bersiap, Kemenag Umumkan Jadwal Asesmen Kompetensi Guru Madrasah

News

Cara Cek Ijazah di PD Dikti dan Manfaat Cek Ijazah di PD Dikti untuk Guru Honorer

News

Nilai Yang Harus Diperoleh Agar Dinyatakan Lulus Seleksi Akademik PPG Daljab 2023 Gelombang 1

News

Ini Contoh Refleksi Pembelajaran yang Perlu Diketahui