Home / Kesiswaan / News

Senin, 10 Oktober 2022 - 21:22 WIB

Catat! Aturan Baru Seragam Sekolah Berdasarkan Permendikbud

Dibaca 781 kali

Permendikbud – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) menetapkan kebijakan baru terkait aturan resmi penggunaan seragam sekolah untuk siswa SD hingga SMA. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek)n Nomor 50 Tahun 2022.

Menurut Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022, sekolah tidak boleh mengatur kewajiban atau memberikan kewenangan terhadap orang tuan atau wali siswa untuk membeli pakaian seragam sekolah baru pada setiap kenaikan kelas maupun saat penerimaan siswa baru.

Dalam pasal 3, seragam sekolah untuk siswa jenjang SD, SMP, SMA atau SMK dan SLB di Indonesia di Indonesia yang terdiri dari pakaian seragam nasional dan pakaian seragam pramuka.

Di luar seragam ini, sekolah bisa mengatur pakaian seragam khas sekolah, misalnya batik dengan corak tertentu.

Dalam hal ini, sekolah bisa mengatur seragam sekolah bagi peserta didik, sebagaimana yang dijelaskan pada Pasal 4.

“Selain pakaian seragama sekolah dan pakaian seragam khas sekolah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dapat mengatur pengenaan pakaian adat bagi peserta didik pada sekolah,”tulis Permendikbud tersebut.

Sejarah Seragam Sekolah di Indonesia dan Makna di Balik Warnanya

Sejarah seragam sekolah di Indonesia memiliki riwayat yang dapat ditelusuri sejak pasca kemerdekaan. Dahulu, warna seragam sekolah untuk siswa SD belum ditentukan secara resmi harus menggunakan seragam merah putih, biru putih untuk siswa SMP, atau putih abu-abu untuk siswa SMA seperti sekarang.

Ketentuan mengenai penggunaan seragam sekolah secara nasional baru mulai berlaku pada era pemerintahan Orde Baru. Lantas, seperti apa sejarahnya?

Sejarah Seragam Sekolah di Indonesia

Mengutip Sejarah Pendidikan Islam: Memahami Kemajuan Peradaban Islam Klasik hingga modern oleh Muhamad Tisna Nugraha, hal tersebut memberi pengaruh terhadap pendidikan di Indonesia dengan mulai diterapkannya penggunaan seragam sekolah. Salah satu fungsinya adalah menghindari persaingan tidak sehat selama siswa berada di sekolah.

Namun, menurut Darmaningtyas (2004), ketentuan seragam sekolah secara nasional baru diberlakukan era Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Daoed Joesoef (1987-1983).

Sebelumnya, seragam sekolah berwarna-warni. Sejak kebijakan mengenai hal ini diberlakukan secara ketat pada awal dekade 1980-an, maka tidak ada satu sekolah pun di Indonesia yang tidak memiliki seragam sekolah.

Darmaningtyas turut menjelaskan dalam buku Pendidikan yang Memiskinkan, ketentuan seragam secara nasional berupa warna merah putih untuk siswa SD, biru putih untuk siswa SLTP, dan abu-abu putih untuk siswa SMTA berlaku pada masa (Pembangunan Lima Tahun) Pelita III pemerintah Orde Baru.

Melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 52 Tanggal 17 Maret 1982 warna seragam sekolah di Indonesia diatur. Surat ini menjelaskan warna-warna seragam secara resmi untuk peserta didik di Indonesia sekaligus maknanya masing-masing.

Halaman Selanjutnya

Arti Warna Seragam Sekolah di Indonesia 

Share :

Baca Juga

News

Tak Tahu Malu! BPK Masih Temukan Perjalanan Dinas Fiktif PNS

News

Kabar Terbaru, Tentang Kenaikan 8% Gaji Guru ASN Namun Akan Dirapel?
Cara daftar Beasiswa Unggulan

News

Segera Cek, Berikut 3 Cara Cek Lokasi Penempatan PPPK Guru 2023 dan 3 Link yang Wajib Diketahui Guru Honorer Untuk Cek Kelulusan

News

Ter-update! Kabar Gembira dari Sri Mulyani untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi

News

Daftar Daerah Yang Sudah Cair Tunjangan Sertifikasi Triwulan 1 per April 2023, Adakah Daerah Anda?

News

TKA SBMPTN Dihilangkan? Seriusan?

News

Surat Edaran Pengajuan Input Dapodik bagi Pendidik dan Tenaga Pendidik Terbaru

News

Benarkah Tenaga Honorer Tidak Jadi PPPK Part Time dan Full Time? Pahami Penjelasannya Berdasarkan RUU ASN