Home / News

Senin, 4 April 2022 - 02:48 WIB

Makna Profil Pelajar Pancasila dan Cara Penerapannya dalam Kurikulum Merdeka

Dibaca 1,305 kali

Profil Pelajara Pancasila – Sebagian praktisi pendidikan tentu wajib memahami kehadiran kurikulum baru yang tengah dibicarakan, yakni Kurikulum Merdeka.  Pasalnya kurikulum tersebut akan diterapkan di beberapa sekolah tertentu yang memenuhi persyaratan Sekolah Penggerak.

Nah, salah satu unggulan dari kurikulum baru yakni adanya model pengembangan ala Profil Pelajar Pancasila.

Apa Itu Profil Pelajar Pancasila?

Profil Pelajar Pancasila mulai dikenal publik sejak kehadiran kurikulum baru yang akan menggantikan kurikulum 2013. Nantinya, target dari penerapan kurikulum baru salah satunya ingin mencetak generasi dengan kepribadian Pancasila.

Nah, karakter tersebut yang nantinya akan menjadi acuan pendidikan karakter di Indonesia. Tidak hanya sekaliber nasional saja, tapi juga dapat mendarah daging untuk dijadikan panduan bagi pendidik agar generasi Indonesia bisa serentak berkepribadian Pancasila.

Selain itu, makna lain dari Profil Pelajar Pancasila sendiri yakni seorang pelajar yang akan belajar sepanjang hayat sehingga memiliki kompetensi yang sempurna dan pastinya cerdas dalam mengamalkan nilai – nilai yang ada dalam Pancasila.

Urgensitas Pengaplikasian Profil Pelajar Pancasila

Menambahkan implementasi dasar untuk pembentukan pelajar berkarakter Pancasila tentu bukan hal yang baru dalam dunia pendidikan. Hanya saja, setiap kurikulum punya dasar, landasan dan target output yang berbeda dalam penerapannya.

Kebutuhan untuk membentuk pelajar berkarakter Pancasila hari ini sangatlah penting. Sebab merujuk pada fakta yang ada, amat sangat disayangkan manakala banyak didapati generasi mulai melupakan bagaimana pengalaman nilai- nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari.

Beberapa literasi menunjukkan bahwa sebagian besar generasi hampir mengalami krisis identitas diri sehingga mengakibatkan dirinya mudah terombang – ambing dengan berbagai pikiran dan pandangan kehidupan selain Pancasila. Padahal, Pancasila sendiri diklaim sebagai pandangan hidup bangsa dalam beraktivitas dan berperilaku.

Untuk membentuk pelajar berkarakter Pancasila, tentu membutuhkan usaha yang ekstra. Tidak bisa bila pelajar harus memahami dan mengubah karakter bahkan arah pandang hidupnya sendiri menggunakan nilai – nilai yang ada dalam Pancasila. Sehingga dalam hal ini, upaya pendidik sangatlah dibutuhkan.

Langkah pertama yang dapat pendidik lakukan yakni dengan mengkaji serta mendalami nilai – nilai dalam Pancasila untuk dapat diamalkan di kehidupan.

Proses pengenalan dan implementasi nilai – nilai tersebut akan memberikan pemahaman yang mudah bagi pendidik untuk bisa tersampaikan pada peserta didik secara natural.

Bayangkan saja, bagaimana bisa seorang pendidik mengubah karakter peserta didiknya, bila dirinya sendiri tidak memahami bahkan menerapkannya dalam kehidupan?

Sehingga keteladanan lah yang dibutuhkan oleh peserta didik dari gurunya. Selain itu, alangkah lebih baiknya bila seluruh topik pembelajaran yang ada di sekolah maupun lembaga pendidikan mengintegrasikan dengan nilai – nilai Pancasila.

Dimensi Karakter Profil Pelajar Pancasila

Dalam pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila tentu ada beberapa karkater yang perlu ditekankan. Beberapa di antaranya yakni :

1. Profil Pelajar yang Beriman dan Bertakwa serta Akhlak Mulia

Karakter pertama yang harus terbangun dalam diri peserta didik yakni meningkatkan keimanan dan berperilaku baik menurut agama dan kepercayaan masing – masing.

Sebab hari ini banyak fakta yang menunjukkan bahwa generasi muda sudah mulai menggadaikan bahkan menanggalkan keimanan lantaran karena merasa bahwa agama hanyalah sekedar candu. Padahal masyarakat Indonesia dengan kemajemukannya senantiasa berharap bahwa generasi saat ini akan selalu meningkatkan kondisi spiritaulitasnya.

Sehingga sangat penting bagi guru semua mata pelajaran apapun, untuk terus mengingatkan akan keimanan peserta didik pada Tuhannya.

Selain itu, meningkatkan keimanan sendiri merupakan wujud pengalaman dari nilai Sila ke–1 Pancasila. Sedangkan berakhlak baik sendiri merupakan hasil dari keimanan yang stabil. Andaikan manusia tidak stabil secara keimanannya, tentu akhlaknya tidak akan baik.

Sebab akhlak sendiri merupakan hasil dari perwujudan keimanan yang sempurna. Bukan semata – mata ada dalam diri seseorang dan dengan sendirinya terjadi.

Beberapa akhlak yang tercerminkan dalam karakter ini yakni akhlak dalam beragama, akhlak bagi pribadi, akhlak kepada sesama manusia bahkan akhlak kepada alam.

Misal dalam akhlak beragama, pelajar mulai dikenalkan tentang mengapa dan bagaimana mereka mengenal bahkan mencintai Tuhan mereka.

Dari segi akhlak pribadi yakni bagaimana seorang pelajar dapat menumbuhkan jiwa atau semangat integritas yang tinggi dalam setiap aktivitas yang mereka lakukan.

Di sisi lain, akhlak kepada sesama manusia dapat ditunjukkan dengan menunjukkan toleransi yang tepat ketika terjadi ada persilangan pendapat.

Sedangkan akhlak kepada alam sendiri dapat ditunjukkan dengan bagaimana seorang pelajar dapat menjaga lingkungan sehingga menjadi bersih dan rapi.

Terakhir, karakter atau akhlak yang perlu ditunjukkan dalam bernegara yakni senantiasa melaksanakan unsur hak maupun kewajiban sebagai warga negara Indonesia yang baik.

2. Profil Pelajar dengan Karakter Gemar Bergotong Royong

Selain itu, salah satu karakter yang bisa diteladani oleh generasi saat ini yakni pribadi yang gemar gotong royong.

Biasanya karakter seperti ini dapat diamalkan melalui beberapa kegiatan bersosialisasi, kerjasama dan adanya kolaborasi dari teman sebaya.

Tujuannya untuk menumbuhkan jiwa sosial dalam diri pelajar sehingga tidak bersikap individualistis.  Beberapa aspek yang perlu ditekankan yakni aspek kolaborasi, senang berbagi dan peduli sesama.

Misalnya pada aspek kolaborasi para pelajar dapat menumbuhkan kemampuan berkomunikasi antar teman agar tidak terjadi kesenjangan.

Sedangkan pada aspek berbagi, alangkah baiknya bila guru memberikan keteladanan berupa kegiatan bakti sosial untuk orang – orang yang membutuhkan.

Sedangkan pada aspek peduli dengan sesama, para pelajar bisa diajarkan untuk saling menghargai antar lingkungan sosialnya.

3. Profil Pelajar Mandiri

Selain itu, penting juga bagi para pendidik untuk memberikan keteladanan berupa sikap kemandirian pada peserta didik. Sikap tersebut memang penting agar mereka tidak saling bergantung pada orang lain.

Selain itu, peserta didik yang memiliki sikap kemandirian akan senantiasa berusaha untuk memecahkan permasalahannya sendiri apalagi saat terjadi kesulitan untuk memahami suatu topik tertentu.

Di sisi lain, pada saat peserta didik menginginkan sesuatu, maka mereka akan mencoba untuk berfikir secara mandiri sehingga tidak sampai merepotkan teman lainnya.

Semakin mandiri peserta didik, maka semakin besar peluang untuk mereka menjadi dewasa pemikirannya.

4. Profil Pelajar Berpemikiran Kritis

Selain itu, penting bagi peserta didik untuk memiliki sikap berpikir kritis agar tidak mudah terkena tipu daya maupun propaganda bohong yang sedang beredar.

Tak dapat dinafikkan, bahwa kecanggihan teknologi juga memberikan dampak negatif baru arus informasi.

Malah trendnya sekarang sesuatu yang viral, biasanya merupakan sesuatu yang sifatnya malah tidak memberikan pendidikan, dan mengajarkan pada hal – hal buruk.

Jika peserta didik tidak terbiasa berfikir kritis, maka bisa saja mereka terjebak dalam arus pergaulan yang malah merusakkan dirinya.

Selain itu, berfikir kritis dalam pembelajaran sangat diperlukan untuk membangun konstruksi pemahaman mereka.

Nah, demikian ulasan mengenai Profil Pelajar Pancasila dan beberapa dimensi yang harus diamalkan oleh pendidik untuk membentuk peserta didik berkarakter demikian.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

(shd/shd)

Share :

Baca Juga

News

Kategori Peserta Yang Diuntungkan Dalam Pengadaan PPPK Guru Tahun 2023, Simak Selengkapnya!

News

Sesuai Permen PANRB, Jabatan Fungsional Bisa Naik Pangkat Tanpa Dupak

News

Berapa Lama SK PPPK Keluar Setelah Pemberkasan? Berikut Penjelasannya

News

Tes PPPK Untuk Honorer Tidak Pakai CAT ? Berikut Penjelasan Lengkapnya
photo by kemdikbud.go.id

News

RESMI Rilis Surat Edaran KEMDIKBUD Kepada Guru dan Kepala Sekolah Terkait E-Kinerja 2024 dan PMM

News

Seleksi CASN 2024 Diadakan 3 Kali Setahun, Simak Informasi Lengkapnya
Masalah Guru Honorer

News

ICMI Dukung Pemerintah Sahkan RUU Sisdiknas

News

Wajib Tau! Berikut Alur dan Syarat Penyetaraan Ijazah Untuk Mendaftar CPNS 2023 Formasi CASN