Home / News

Rabu, 15 Mei 2024 - 09:25 WIB

Mengejutkan! Guru, Profesi Paling Banyak Terjerat Pinjaman Online

Dibaca 41 kali

Adalah sebuah fakta bahwa profesi guru adalah profesi paling banyak melakukan pinjaman online. Ini menandakan bahwa banyak guru belum bisa hidup sejahtera tanpa utang. Data ini telah dikonfirmasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang bertanggung jawab mengawasi mekanisme pinjaman tersebut.

Tak bisa dipungkiri memang masih banyak guru yang masih hidup di bawah garis sejahtera. Pasalnya, pendapatan yang didapatkan oleh guru di Indonesia rata-rata masih kecil. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup masih kurang.

Hal itu yang mungkin membuat para guru tergiur oleh pinjaman-pinjaman online yang tengah marak di Indonesia saat ini. Mirisnya lagi, jika guru terjerat pinjaman online yang tidak resmi atau ilegal. Hal tersebut akan membuat kehidupan guru makin menderita.

Salah satu faktor yang membuat para guru tergiur untuk meminjam uang secara online, pertama adalah kebutuhan yang mendesak.

Yang kedua, mudahnya melakukan pinjaman melalui aplikasi online. Umumnya syarat yang diminta tidak terlalu banyak dan mudah cair.

Dan yang ketiga, semua proses peminjaman ini bisa dilakukan secara online melalui ponsel. Tidak harus datang ke sebuah bank.

Namun di sisi lain, bunga yang dibebankan kepada kreditur umumnya sangat tinggi. Akhirnya, ketika melakukan cicilan atau angsuran akan memberatkan para guru yang melakukan pinjaman tersebut.

Hal ini memang sangat disayangkan. Bahkan masalah ini menjadi perhatian pemerintah khususnya oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Untuk itu, pemerintah ke depannya ingin segera menjamin kesejahteraan guru sehingga tidak terjadi lagi guru yang terjerat pinjaman online.

Dikutip dari laman resmi Kemendikbud Ristek, tercatat pada akhir April 2024 ini, banyak guru yang tersandung dengan pinjaman online. Dan ironisnya lagi, profesi guru ini adalah profesi paling banyak dan rentan terhadap iming-iming yang diberikan oleh platform pinjaman online.

Diduga masalah pinjaman online yang menyusahkan ini karena kebutuhan guru yang mendesak dan tidak diiringi dengan pendapatan yang layak. Kemudian pengetahuan guru terkait pengelolaan uang juga masih rendah.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan ingin para guru memahami tentang literasi keuangan sehingga dapat mengatur uang sedemikian rupa.

“Supaya lebih banyak guru yang teredukasi mengenai perencanaan dan literasi keuangan agar terhindar dari pinjol, terlebih pinjol ilegal,” ucap Nunuk Suryani selaku perwakilan dari Kementerian Pendidikan di Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Dan untuk mencegah masalah ini….

Share :

Baca Juga

News

Hore! Tahun Depan Tunjangan Guru dan Bansos Naik

News

Cek Sekarang, Guru dan Kepsek Sertifikasi Dan Non Sertifikasi Belum Pernah Mencoba Cek Data Ini

News

Jalur dan Persyaratan Pendaftaran PPDB 2023

News

Lengkap! Berikut Jadwal Uji Coba Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan Berbasis Domisili Tahun 2022

News

Ini Yang Dikhawatirkan Dirjen GTK Soal PPPK Guru Tahun 2022

News

Siap-siap Mulai Tanggal 17 September 2023! Ada Agenda Berikut Untuk Guru TK,SD, SMP, SMA,SMK, dan SLB

Karya Inovatif

Sekolah Inklusi, Urgentsi dan Kelebihannya

News

KemenPANRB: Kami Ingin Karier Guru dan Dosen Lebih Menjanjikan dan Tidak Rumit