Home / News

Rabu, 20 Juli 2022 - 22:08 WIB

Media Pembelajaran yang Tepat pada Kurikulum Merdeka

Dibaca 13,327 kali

Media pembelajaran yang tepat pada kurikulum merdeka banyak macam dan jenisnya, dan hal tersebut perlu diketahui oleh .

Media pembelajaran yang tepat adalah yang mampu membuat peserta didik dan pendidik nyaman dalam menjalankannya.

Media pembelajaran yang tepat juga merupakan media yang mampu mewujudkan tujuan dengan baik.

Maka dari itu teman-teman guru semua perlu untuk tahu serta memahami media pembelajaran yang tepat pada kurikulum merdeka.

Berikut merupakan media pembelajaran yang tepat untuk proses pembelajaran kurikulum merdeka.

Media Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Media pembelajaran yang tepat pada kurikulum merdeka adalah media pembelajaran yang mampu menyokong keberhasilan implementasi kurikulum merdeka di .

Media Visual

Agar kegiatan belajar terlihat lebih menarik dan mudah dipahami, teman-teman guru bisa menggunakan media pembelajaran dengan visual, misalnya poster.

Meskipun poster dalam media ajar di era sekarang terlihat konvensional, namun teman-teman guru patut mempertimbangkan penggunaan media ini, karena selain mudah pembuatannya pun murah.

Visual dalam poster membantu memahami materi pelajaran. Teman-teman guru juga bisa memodifikasi poster agar terlihat lebih menarik.

Contoh lain dari penerapan media visual adalah karikatur, desain gambar, atau infografis.

Dimana media pembelajaran ini bermaksud untuk memfokuskan indra penglihatan saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Media seperti ini lebih lama untuk diingat oleh peserta didik karena semakin memperjelas sajian ide.

 

Media Papan atau Buku

Papan atau buku merupakan yang terkesan biasa saja, bahkan membosankan.

Namun Anda bisa membuat buku yang lebih interaktif di mana murid dapat menambahkan atau mengisi bagian yang kosong dengan hal menarik.

Ada juga buku dalam bentuk BigBook yang di dalamnya diisi dengan banyak varian gambar pop up.

Dari gambar pop up tersebut yang mampu meningkatkan rasa ingin tahu dan tingkat ketertarikan peserta didik terhadap materi pada proses pembelajaran.

 

Media Audio atau Lagu

Hal semacam ini biasanya dapat berupa atau beberapa materi yang disajikan dalam bentuk suara.

Selain dalam hal literasi, peserta didik juga dapat melatih fokus indra pendengarannya pada materi dalam jenis media ini.

Jika menggunakan lagu selain lebih seru, belajar menggunakan lagu juga lebih mudah diingat.

Anda bisa menyetel lagu bahasa Inggris untuk pengajaran bahasa atau lagu Melayu untuk mempelajari sastra Melayu.

Melalui lagu, siswa dapat belajar listening, speaking, serta gaya bahasa yang digunakan lagu tersebut.

Baca Juga:  Sederet Kontroversi Tim Bayangan dan Klarifikasi Nadiem

 

 Media Alat Peraga

Anda juga bisa menggunakan alat peraga untuk memperagakan suatu pengetahuan agar mudah dimengerti, misalnya alat peraga tiga dimensi untuk menjelaskan bangun ruang, torso untuk menjelaskan bagian tubuh manusia, uang koin dan lainnya.

 

Media Audio-visual

Pada dasarnya hal ini dibagi menjadi gambar audio diam dan bergerak. Misal untuk gambar audio adalah halaman bersuara yang menggunakan teknologi Augmented Reality. Sedangkan untuk audio bergerak adalah film tv, bacaan bersuara, dan lain-lain.

Audio visual membantu Anda untuk menyampaikan materi lebih mudah, maka tak heran jika banyak sekolah yang menggunakan video sebagai media pembelajaran.

Ada beragam video yang bisa Anda tampilkan, mulai dari video pengetahuan, video penjelasan, video dokumenter, film, dan lainnya.

Pastikan video yang ditampilkan disukai murid agar mereka semangat belajar.

 

Permainan

Permainan juga bisa menjadi media pembelajaran yang bisa Anda terapkan. Pilihlah permainan yang seru serta mengandung edukasi, misalnya permainan tradisional gobak sodor yang mengajarkan kerjasama baik dalam tim.

Permainan yang sudah lama tidak dimainkan oleh peserta didik di era modern ini, perlu dikuatkan kembali agar tingkat sosialisasi dan kerja sama anak meningkat.

 

Peta dan Globe

Dalam mempelajari posisi geografis dan seluruh kenampakannya di bumi dapat menggunakan peta maupun globe.

Media pembelajaran ini menyajikan data kenampakan bumi dari berbagai tempat. Tujuannya adalah untuk merangsang minat peserta didik pada pengaruh geografis.

 

Media Fotografi

Media pembelajaran ini diperoleh melalui banyak sumber seperti surat kabar, kartun, ilustrasi, dan foto hasil pemotretan.

Beberapa diantaranya dapat menunjang keberhasilan secara optimal karena memenuhi persyaratan artistik tertentu.

 

Film Animasi

Film animasi justru akan lebih cocok kepada jenjang sampai menengah, dengan penyajian visual animasi atau yang biasa kita sebut kartun.

Media pembelajaran ini tentunya akan memberikan efek menyenangkan untuk ditonton, tak ayal media pembelajaran ini menarik perhatian peserta didik.

Sehingga diharapkan materi yang disampaikan lewat media pembelajaran ini dapat mudah dicerna dan dipahami oleh peserta didik.

Dalam proses memperoleh film animasi tersebut pun terbilang cukup mudah. Yaitu dengan (1) guru menayangkan film animasi di depan kelas (2) peserta didik dengan mandiri mencari sendiri film animasi di internet.

 

Halaman Selanjutnya

Setelah mengetahui berbagai macam media pembelajaran…

Share :

Baca Juga

News

Kabar Baik Untuk Guru Sertifikasi dan Non Sertifikasi Beserta Kepala Sekolah Dari Dirjen GTK

News

Presiden Setujui RPP Manajemen ASN, Nasib Honorer Rampung Bulan April

News

Sudah Cair? Intip Besar Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan 4
photo by kemdikbud.go.id

News

Pencerahan Dari Pihak KEMDIKBUD Untuk Semua Guru dan Kepsek

News

Terbaru! Tabel Gaji PNS Tahun 2024 untuk Jabatan Fungsional dalam Sekma Single Salary, Segini Nominalnya..

News

Besaran Tunjangan Insentif Guru RA dan Madrasah Non PNS

News

Dirjen GTK Kembali Disorot Usai Ungkap Hal Ini!

News

Hore! Tahun Depan Tunjangan Guru dan Bansos Naik
Download Sertifikat Pendidikan Gratis