Home / News

Sabtu, 1 Oktober 2022 - 19:00 WIB

Syarat Pengajuan Cuti di Luar Tanggungan Negara (CLTN) bagi PNS

Dibaca 1,334 kali

PNS – Pengajuan syarat CLTN bagi ini memiliki beberapa persyaratan yang harus diperhatikan. Berdasarkan Badan Kepegawaian Negara () telah memberikan kesempatan bagi para PNS baru dengan masa kerja minimal 5 tahun dapat mengajukan cuti di luar tanggungan negara (CLTN). Maksud dari cuti di luar tanggungan negara ini ialah cuti yang diberikan kepada PNS karena alasan pribadi yang mendesak serta telah memenuhi persyaratan.

Menurut Analisis Kepegawaian Madya Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian (SKK), Ade Jajang menuturkan kemudahan diberikan oleh BKN dalam regulasi Peraturan No. 7 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan BKN No 24 Tahun 2017 tentang Pemberian Cuti PNS.

“Jadi, PNS yang telah memiliki masa kerja minimal 5 tahun secara terus-menerus karena alasan pribadi dan mendesak bisa diberikan CLTN.” Ucap Ade Jajang dikutip dari laman BKN (30/9/2022).

Berikut ini enam syarat/kriteria untuk PNS ajukan CLTN, yaitu :

  1. PNS yang mengikuti atau mendampingi suami/istri tugas negara/ di dalam/ dengan ketentuan harus melampirkan syarat. Misalnya saja seperti surat penugasan atau surat perintah tugas dari pejabat yang berwenang.
  2. PNS yang mendampingi suami/istri bekerja di dalam/luar negeri dengan melampirkan surat keputusan atau surat penugasan/pengangkatan dalam
  3. PNS yang sedang menjalani program untuk mendapatkan keturunan dengan melampirkan syarat surat keterangan dari dokter spesialis
  4. PNS yang sedang mendampingi anak berkebutuhan khusus dengan persyaratan utama harus melampirkan surat keterangan dari dokter spesialis
  5. PNS yang mendampingi anggota keluarga inti, misalnya saja suami, istri ataupun anak yang membutuhkan perawatan khusus
  6. PNS yang mendampingi atau merawat orang tua atau mertua yang sedang manderita sakit/uzur dengan persyaratan utama harus melampirkan surat keterangan dokter.

Baca juga : Syarat Pengajuan Cuti di Luar Tanggungan Negara CLTN Bagi PNS

Selain ke-enam persyaratan yang menjadi kriteria bagi PNS untuk mengajukan CLTN, masih terdapat syarat lainnya pula yang tidak kalah penting. Syarat ini menjadi dasar untuk mendapatkan atau memperoleh CLTN. PNS yang ingin mengajukan CLTN selain memperhatikan 6 kriteria tersebut harus memperhatikan terkait masa kerja yang dimiliki.

Baca Juga:  MenPAN-RB: Kenaikan Gaji PNS Gunakan Konsep ‘Reward’, Simak Penjelasannya

Maksudnya ialah, para PNS baru diperbolehkan untuk mengajukan CLTN selain ke-enam syarat tersebut harus pula memiliki masa pengabdian atau masa kerja paling singkat selama 5 tahun dan hal tersebut harus dilakukan secara terus menerus. Hal ini sesuai sekaligus menjadi penegasan atas pernyataan dari Ade Jajang selaku Analisis Kepegawaian Madya Direktorat Status dan Kedudukan Kepegawaian (SKK).

Selain kedua hal tersebut Jajang juga menjelaskan hal lainnya. Bahwa permohonan CLTN ini dapat disetujui paling lama untuk masa cuti ialah maksimal 3 tahun dan dapat diperpanjang paling lama 1 tahun. Sementara itu pula, PNS wajib untuk melaporkan diri kepada instansi yang bersangkutan paling lambat 1 bulan setelah menjalankan CLTN.

Informasi terkait : Guru ASN tetap mendapatkan Tunjangan Cuti, Berikut Detailnya!

Selanjutnya untuk menjalankan CLTN dan penetapan pemberian persetujuan untuk mengaktifkan kembali data dalam . Tugas klainnya yaitu persetujuan pengaktifan setelah melaksanakan cuti di luar tanggungan negara (CLTN). Hal ini dapat dilakukan oleh Direktorat SKK dalam pelayanan utamanya.

Sementara itu, Direktur SKK BKN, Paryono mamaparkan Direktorat SKK mempunyai enam ayanan utama dalam administrasi kepegawaian. Layanan Direktorat SKK BKN ini terdiri dari  pelayanan menetapkan pertimbangan status kepegawaian, penetapan pemberian persetujuan pengaktifan kembali data dalam SIASN dan persetujuan pengaktifan setelah melaksanakan CLTN.

Pertimbangan status kepegawaian PNS yang terlibat ekses politik.  Juga menjadi anggota pengurus partai politik, penetapan penyelesaian permasalahan nomor induk pegawai (NIP), penetapan nama/tanggal lahir yang berbeda, penetapan pertimbangan rekomendasi tewas dan cacat karena dinas bagi ASN dan pengangkatan lebih dari satu tahun.

Baca juga : Guru ASN Tetap Mendapatkan Tunjangan Cuti Berikut Detailnya

Share :

Baca Juga

News

Rezeki Bulan Mei, Guru PNS Akan Terima 5 Jenis Tunjangan Ini

News

Kabar Baik Untuk Guru Non ASN Tidak Lulus PPPK 2023

Karya Inovatif

Memahami Karakter Peserta Didik

News

Segera Siapkan Dana, Segini Total Biaya Pemberkasan dan Pengangkatan PPPK

News

Menkeu Berikan Bocoran Pencairan Gaji Ke 13 dan THR PNS

Kesiswaan

Begini Mekanisme Penyelenggaraan Sekolah Inklusi di Indonesia

News

Besaran Gaji Guru dan Kepsek Bulan April 2024: Ada THR dan Potensi Kenaikan!

News

PPPK Guru dan Nakes Teknis Wajib Tahu, Surat Edaran BKN Terbaru Tentang Proses Penetapan NI PPPK 2024
Download Sertifikat Pendidikan Gratis