Home / Kesiswaan / News

Jumat, 11 Maret 2022 - 13:37 WIB

Memahami Kecerdasan Intelektual Siswa Agar Guru Tak Salah Bertindak

Dibaca 2,646 kali

Kecerdasan Intelektual SiswaPendidikan bukan sekedar masalah memberikan penilaian di tengah maupun akhir semester saja. Pun juga bukan perkara untuk menjadikan peserta didik menurut dengan segala aturan yang ada.

Namun pendidikan merupakan salah satu usaha untuk menumbuhkembangkan potensi peserta didik terutama untuk mengetahui kecerdasan intelektualnya.

Sebab sejatinya kecerdasan intelektual siswa bukan sekedar baik secara nilai akademis yang lain. Ada peserta didik yang cerdas dalam menggambar, ada sebagian dari mereka yang bisa menyerap pembelajaran matematika tanpa kesulitan dan kecerdasan lainnya.

Apa itu Kecerdasan Intelektual?

Kecerdasan intelektual merupakan suatu upaya untuk mengukur kemampuan generasi mulai dari aspek pemecahan masalah, pemahamannya atas suatu konsep, sampai cara untuk memahami suatu topik.

Salah satu pengamat pendidikan yakni Bapak Purwanto, beliau menegaskan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi inteligensi.

Di antaranya yakni pembawaan, kematangan organ tubuh, pembentukan dari lingkungan, minat dan pembawaan yang khas serta kebebasan memilih metode dalam memecahkan masalah.

Salah satu cara untuk mengukur kecerdasan intelektual yakni dengan menggunakan TES IQ. Sampai saat ini, tes IQ merupakan salah satu tes yang gemar diikuti sebab masih menjadi salah satu syarat dari beberapa instansi yang ada di Indonesia.

Namun tak berarti mereka yang mendapat nilai IQ buruk adalah orang – orang yang slow dalam berfikir.

Sebab tes IQ sendiri merupakan suatu hal yang perlu dibiasakan karena strategi pembelajarannya tentu berbeda dengan yang lain.

Macam Kecerdasan Intelektual

Menurut Howard Gardner, salah satu Psikolog Handal Harvard University, kecerdasan intelektual seseorang bisa terbagi delapan jenis. Di antaranya yakni :

1.   Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan pertama yang dikemukakan oleh Howard yakni kecerdasan naturalis. Kecerdasan ini berkaitan dengan potensi untuk memahami lingkungan.

Pemahaman yang dimaksud yakni kepekaan generasi dalam membedakan antar makhluk hidup baik tumbuhan maupun hewan dan juga benda mati seperti batu.

2.   Kecerdasan pada Aspek Musikal

Kecerdasan pada aspek musikal terlihat dari kelihaian generasi pada saat mencoba untuk membedakan irama, nada, maupun timbre.

Kecerdasan ini biasanya memungkinkan generasi untuk mengidentifikasi, membuat, memproduksi bahkan merenungkan musik.

Misalnya kecerdasan ini ada pada diri komposer, musisi, konduktor bahkan para pendengar yang sensitif dengan alunan musik.

3.   Kecerdasan Aspek Eksistensial

Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan generasi dalam menanggapi beragam pertanyaan mendalam tentang eksistensi manusia serta beberapa filosofi terkait kehidupan manusia.

4.   Kecerdasan Aspek Matematis – Logis

Kemudian kecerdasan selanjutnya yakni terkait kecerdasan generasi dalam perhitungan matematis, pertimbangan hipotesis dan proposisi. Kemudian kemampuan dalam pelaksanaan operasi matematika secara lengkap.

5.   Kecerdasan Aspek Kinestetik

Kecerdasan pada aspek kinestetik adalah kemampuan generasi yang berkaitan dengan penggunaan beragam keterampilan fisik bahkan sampai pada tataran untuk mewujudkan perasaan dan gagasan.

6.   Kecerdasan Aspek Interpersonal

Kecerdasan ini merupakan kemampuan generasi dalam berinteraksi maupun memahami orang lain secara aktif baik dengan verbal maupun nonverbal.

7.   Kecerdasan Aspek Linguistik

Kemampuan selanjutnya yakni kecerdasan pada aspek linguistik yang menjadikan generasi mampu untuk memikirkan atau merangkai kata- kata dengan penggunaan bahasa yang kompleks serta makna yang mendalam.

8.   Kecerdasan Aspek Spasial

Kecerdasan spasial merupakan kemampuan generasi dalam pemikiran tiga dimensi dimana mereka memiliki kemampuan untuk menalar spasial seperti manipulasi gambar dan keterampilan fisik.

9.   Kecerdasan Aspek Intrapersonal

Kecerdasan ini memungkinkan generasi untuk senantiasa memahami dirinya sendiri serta bertindak adaktif sesuai dengan pemahaman tentang dirinya sendiri.

Faktor Berpengaruh bagi Kecerdasan Intelektual

Berikut beberapa fakta yang mempengaruhi kecerdasan intelektual di antaranya yakni :

1.   Pembawaan Diri

Faktor pertama yang memberikan pengaruh pada kecerdasan intelektual yakni faktor pembawaan diri. Faktor ini biasanya berdasar sifat maupun ciri yang dibawa masing – masing diri sejak lahir.

Batas kemampuan seseorang dalam menemukan solusi pemecahan biasanya akan sesuai dengan pembawaan diri.

2.   Kematangan Diri

Faktor yang lain yakni faktor kematangan diri. Sejatinya manusia akan senantiasa mengambil pertumbuhan,bukan? Sehingga mau tak mau diri akan memproses keseluruhan fungsi anggota tubuh baik secara fisik maupun rohani.

Misalnya, perkembangan diri menjadi anak – anak pasti hanya akan bisa memecahkan masalah seputar kehidupan anak kecil saja.

Sementara remaja yang sudah mulai bertumbuh dewasa akan semakin menemukan banyak permasalahan sehingga akan menjadikan diri generasi semakin matang.

3.   Lingkungan yang Membentuk Generasi

Nah, faktor yang lain yakni lingkungan yang membentuk generasi biasanya juga akan menjadi salah satu faktor berpengaruh pada kecerdasan intelektual.

Lingkungan pun juga akan menjadi penentu bagaimana cepat lambatnya sumber informasi yang didapatkan generasi. Misalnya jika seorang anak lahir dan terbentuk karakternya di lingkungan yang kurang mendukung misalnya seperti lingkungan kotor maka perkembangan kecerdasan intelektualnya akan terhambat.

4.   Pembawaan Khas dan Minat Generasi

Kemudian faktor lainnya yakni terkait pembawaan dan minat generasi yang khas. Idealnya, dalam diri manusia akan terdapat beberapa variasi motif yang dapat mendorong generasi untuk dapat berkomunikasi maupun melakukan interaksi selain bersama keluarganya.

5.   Aspek Kebebasan

Salah satu faktor penting yang cukup berpengaruh yakni bagaimana seorang generasi dapat leluasa menentukan metode untuk pemecahan masalah mereka. Sehingga mereka dapat lebih berproses untuk mengembangkan cara berfikir cepat serta akurat. Biasanya, pelarangan bahkan pengekangan akan menyebabkan generasi mau tak mau terhambat untuk meningkatkan intelektualitas mereka.

Misalnya saja, di usia anak – anak, para generasi pasti lebih suka untuk mengeksplorasi berbagai aktivitas yang pastinya akan membuat orang dewasa sekitar menjadi lelah sebab harus menemani mereka seharian.

Jika mereka dilarang atau bahkan dikekang untuk melakukan aktivitas – aktivitas melelahkan, maka ketika dewasa mereka akan terhambat untuk meningkatkan kecerdasan intelektual mereka.

Strategi Peningkatan Kecerdasan Intelektual bagi Generasi

Membantu peserta didik untuk senantiasa meningkatkan kecerdasan intelektualnya bukan hal mudah. Sehingga perlu beberapa aktivitas yang dilakukan. Di antaranya yakni :

1.   Senantiasa Mengajarkan Peserta Didik untuk Senantiasa Memperluas Wawasan dan Informasi

Salah satu strategi yang perlu dijalankan yakni, mengajarkan peserta didik untuk senantiasa memperluas wawasan melalui segala bacaan literasi yang ada.

Guru harus memotivasi para peserta didik untuk lebih percaya diri dalam menonjolkan segala kemampuan intelektualnya untuk memaksimal potensi berfikir.

2.   Guru Memotivasi untuk Terus Berimajinasi

Salah satu hal yang dapat mengoptimalkan pemikiran generasi yakni dengan mengajaknya untuk terus berimajinasi. Bukan asal berkhayal, namun imajinasi ini akan diwujudkan dalam bentuk pengekspresian misi untuk mewujudkan mimpi sehingga bisa mencapai kesuksesan.

3.   Mendidik untuk Belajar Secara Konsisten

Kemudian, setelah itu generasi perlu untuk dipahamkan mengenai urgensitas belajar sehingga mereka dapat lebih konsisten dengan apa yang sedang mereka tingkatkan.

Selain itu, pemahaman bahwa belajar bisa dimana saja harus terwujud dalam pemikiran mereka. Sebab bahaya jika mereka hanya memahami bahwa belajar itu hanya di sekolah.

Padahal di segala tempat yang baik dan tersedia informasi positif merupakan bahan pembelajaran juga.

Nah demikian ulasan mengenai kecerdasan intelektual siswa dan beberapa jenisnya sehingga guru akan dapat lebih memahami potensi generasi. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link INI atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Share :

Baca Juga

News

Bersiap, Berikut 14 Kabar Kemdikbud Tentang Seleksi PPPK 2024

News

Wajib Tau! Ternyata ini Penyebab Pemilik Afirmasi Serdik 100% Tidak LULUS Seleksi PPPK Guru 2023

News

Pendaftaran CPNS 2023 Dibuka Juni? Intip Kebutuhan Formasi dan Kuotanya 

News

Kemendikbudristek Luncurkan Skema Baru PPG 2024, Guru Tak Perlu Lagi Tes Pretest

News

Daerah Yang Telah Mengumumkan Hasil Kelulusan PPPK 2023, Apakah Ada Daerah Anda?

News

Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar Sebagai Solusi Akselerasi Kegiatan Pembelajaran

News

7 Jurusan Yang Berpeluang Besar Dalam Seleksi CPNS 2023

News

Guru Peserta PPG Wajib Tahu! Inilah Daftar Peraturan Pelaksanaan Ujian Pretest PPG Dalam Jabatan Tahun 2022 Simak Penjelasannya!