Home / Karya Inovatif / News / Pelatihan

Kamis, 24 Februari 2022 - 16:45 WIB

Materi Hari Kedua Diklat 40JP Dampak Kurikulum Merdeka

Dibaca 4,469 kali

Pada tanggal 24 Februari 2022 telah dilaksanakan Diklat DIKLAT NASIONAL 40 JP: DAMPAK BESAR KURIKULUM MERDEKA DALAM FLEKSIBILITAS PEMBELAJARAN KEBIJAKAN. Diklat ini dihadiri oleh peserta Diklat dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui media Zoom dan Youtube.

Pertemuan kedua kali ini masih dengan moderator yang sama yaitu ibu Dewi Masruroh. Menghadirkan narasumber Bapak Ali Fauzi, S.Kom., M. Kom. Beliau pernah menjabat sebagai ketua MGMP KPPI Kab. Kediri (2012-2017). Sekarang beliau menjadi ketua Lembaga Profesi (LSP) P1 SMKN 1 Ngasem Kab. Kediri dari tahun 2020. Beliau juga tersertifikasi dalam Google Certified Trainer.

Pada pertemuan hari kedua Bapak Ali Fauzi menjelaskan terkait materi “Urgensi Pemanfaatan Website Untuk Mendukung Merdeka Belajar”. Bapak Ali Fauzi menjelaskan Urgensi dari Website dikaitkan dengan Kurikulum Merdeka Yaitu -konten di Google Sites banyak variasinya, dapat menampung gambar, suara, Video, serta teks. Sehingga dapat dijadikan ruang bagi peserta didik untuk berekspresi dan berkreasi serta menjawab pertanyaan sesuai dengan kemampuan dan potensi diri pada peserta didik.

Lalu apa kelebihan dari website sehingga dipilih sebagai media untuk dalam kurikulum merdeka. Dengan Website informasi dapat tersebar dengan cepat mudah untuk diakses kapan saja. Mempunyai tampilan yang variatif, dan Dapat menampung berbagai media.

Dalam pembuatan wesite, Google mamfasilitasi penggunanya dengan media Google sites. Banyak presepsi bahwa pembuatan website akan sulit dilakuka. Tetapi dengan adanya google sites kita dapat membuat website dengan mudah.

Dengan media ini kita juga dapat berkolaborasi dengan orang lain untuk membuat konten atau karya bersama. Ini memudahkan kita sebagai dapat bekerjasama dalam membuat berbagai media atau perangkat secara online.

Google sites ini di fasilitasi google support yang memungkinkan kita untuk membuat dokumen, mengolah spreadsheet maupun memasukkan gambar dengan template yang telah disediakan oleh google.

Tentunya semua fasilitas diatas diakses untuk semua pengguna. Bapak/ibu guru disarankan untuk mengakses fitur diatas dengan .

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan membuat website dengan Google Sites

  • Persiapkan Materi yang akan dijadikan Website
  • Sebaiknya semua dokumen (docs, Sheet, Slides) ditempatkan di Google Drive
  • Upayakan mempunyai Video di Youtube
  • Gunakan Laptop untuk mendesain

Cara Membuat Website dengan Google Sites

Membuat website dengan Google Sites cukup mudah berkat menu dan tampilan yang simpel. Namun, bagaimanakah cara menggunakannya? Mari simak di bagian ini.

  1. Akses Google Sites

Akses dengan menggunakan google chrome. Sebelum menggunakan google sites, pastikan anda sudah login ke akun Google (sebaiknya menggunakan akun ). Pada browser silahkan ketik : sites.google.com

  1. Buat Draft Website
Baca Juga:  Batas 28 April, Kemdikbud Imbau Guru Semua Jenjang Mendaftar Kegiatan Ini

Setelah masuk ke Dashboard Google Sites, Anda akan menemukan beberapa ikon yang tersedia dalam halaman.

Untuk memulai desain website pertama anda, anda dapat menekan tombol “plus” yang ada dipojok kanan bawah. Setelah mengklik opsi Blank tadi, Anda akan dibawa menuju halaman editor Google Sites. Tampilannya seperti di bawah ini:

Seperti yang dapat Anda lihat, editor yang dimiliki Google Sites cukup sederhana. Pada bagian tengah merupakan bagian yang dapat kita gunakan untuk mendesain tampilan halaman. Pada bagian kanan, terdapat berbagai menu untuk melakukan kustomisasi website tiga kategori utama yang ditampilkan yaitu:

  1. Sisipkan

Fitur ini digunakan untuk menyisipkan berbagai konten seperti teks, gambar, tombol, divider, dan daftar isi. Selain itu, Anda juga dapat menyisipkan widget kalender, Google Maps, YouTube, dan dokumen-dokumen Google Docs.

  1. Halaman

Pada Fitur ini kita dapat mengarahkan peserta didik untuk ikut terlibat dalam mengisi konten. Dengan menyisipkan laporan/tugas pada halaman web. Kita dapat membagi beberapa halaman untuk diisi peserta didik.

  1. Tema

Pada fitur ini kita dapat memanfaatkan template yang sudah disediakan oleh google. Jadi akan memudahkan kita dalam mendesain halaman kita.

Bagian tengah di halaman editor Google Sites ini menunjukkan  preview website Anda. Hasil semua kustomisasi yang dilakukan akan terlihat di bagian ini.

Di bagian atas, Anda dapat menemukan beberapa tombol, yaitu:

  • Undo — Membatalkan perubahan yang dilakukan.
  • Redo — Menggunakan kembali perubahan yang baru saja dilakukan.
  • Preview — Melihat versi live website Anda.
  • Copy website link — Mengkopi link draft website Anda untuk diberikan ke orang lain.
  • Share with other people — Berfungsi untuk menunjukkan draft website atau mengajak orang lain berkolaborasi di draft website yang dikerjakan.
  • Setting — Berisi beberapa pengaturan terkait desain website. Di sini Anda juga dapat menghubungkan website dengan akun Google Analytics.
  • More — Menu untuk menampilkan fungsi tambahan. Contohnya, version history untuk melihat catatan perubahan draft dan duplicate site untuk menggandakan draft website yang sedang dibuat.
  • Publish — Tombol untuk mempublikasikan website setelah draft selesai dibuat.

Untuk Mempermudah anda Mempelajari lebih lanjut terkait pembuatan website, silahkan simak step – stepnya melalui video berikut:

Pembahasan ditutup dengan Tanya jawab dengan peserta Diklat.

Unduh disini materi hari kedua Diklat 40 JP pdf
Unduh disini materi hari kedua Diklat 40 JP pdf
Unduh disini materi hari kedua Diklat 40 JP pdf

 

Penulis : Lawu arunawang 085865988163
Info linktr.ee/grupinfowebinar

Share :

Baca Juga

News

Cara Membuat Perencanaan Berbasis Data di Rapor Pendidikan

News

Pengalaman Kerja Agar Relevan, Gunakan Kalimat Sanggah Berikut untuk Seleksi PPPK 2023

News

Masih belum cair! Lengkap Hal Ini Agar Tunjangan Profesi Triwulan 4 Segera Cair

News

Tips Menjadi Guru yang Disukai Siswa

News

Informasi Besaran Potongan Jaminan Hari Tua PPPK 2024

News

Waspada! 3 Posisi Berikut Rentan Tidak Lulus PPPK dan Contoh Penempatan PPPK di Sekolah Non Induk

News

PPG Prajab Gelombang 3 Resmi Dibuka, Ini Daftar Jurusannya

News

Hak-Hak PNS dan PPPK Semakin Banyak, Usai Peresmian UU ASN
Download Sertifikat Pendidikan Gratis