Home / News

Senin, 28 Februari 2022 - 12:14 WIB

Syarat Pendaftaran dan Materi SBMPTN 2022

Dibaca 385 kali

Secara resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengungumkan syarat pendaftaran dan materi SBMPTN 2022.

Ujian Tulis Bebasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK-SBMPTN) tahun 2022 merupakan tes masuk ke Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Peserta didik yang akan mengikuti UTBK-SBMPTN 2022, wajib membuat akun LTMPT yang akan digunakan untuk mengisi biodata peserta dan memilih progam studi (prodi) serta memilih lokasi tes UTBK.

Peserta didik yang dapat mengikuti UTBK-SBMPTN 2022 adalah peserta didik lulusan pendidikan menengah (SMA/MA/SMK/Sederajat) dan lulusan Paket C tahun 2020, 2021, dan 2022 dengan umur maksimal 25 tahun per tanggal 1 Juli 2022.

Meskipun pendaftaran SBMPTN masih cukup lama, peserta didik perlu mengetahui informasi tentang ini.

Berikut jadwal UTBK – SBMPTN 2022  sebagai berikut :

  1. Pembuatan akun LTMPT : 14 Februari-17 Maret 2022
  2. Sosialisasi UTBK-SBMPTN : 1 Desember 2021-15 April 2022
  3. Pendaftaran UTBK-SMBPTN : 23 Maret-15 April 2022.
  4. Pelaksaan UTBK Gelombang 1 : 17-23 Mei 2022
  5. Pelaksanaan UTBK Gelombang 2 : 28 Mei -3 Juni 2022
  6. Pengumuman hasil SBMPTN : 23 Juni 2022
  7. Masa unduh sertifikat UTBK : 25 Juni-31 Juli 2022

Catatan! Seluruh agenda yang tertera pada jadwal yang sudah ditulis diatas diakhiri pada pukul 15.00 WIB disetiap tanggalnya.

Berikut syarat UTBK – SBMPTN 2022 :

  1. Mempunyai akun LTMPT yang sudah dipermanen
  2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Surat keterangan siswa kelas 12 untuk lulusan SMA/MA/SMK tahun 2022 yang disertai dengan foto terbaru berwarna, stempel sekolah, tanda tangan kepala sekolah.
  4. Peserta didik lulusan SMA/MA/SMK/ Sederajat dan Paket C berusia maksimal 25 tahun per tanggal 1 Juli 2022
  5. Lulusan angkatan 2020, 2021, dan 2022 yang mempunyai ijazah. Sedangkan bangi peserta didik lulusan luar negeri ijazahnya harus sudah disetarakan.
  6. Tidak lulus jalur SNMPTN tahun 2020/2021/2022
  7. Khusus progam studi (prodi) kedokteran dan kedokteran gigi hanya dapat dipilih oleh peserta didik lulusan SMA/MA jurusan IPA.
  8. Memiliki kesehatan memadai yang tidak akan mengganggu proses studi.
  9. Pelamar progam studi (prodi) bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.
  10. Peserta tuna netra harus mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra
  11. Peserta membayar biaya pendaftaran melalui bank mitra, yaitu Mandiri, BNI, BRI, atau BTN.

Materi UTBK-SBMPTN 2022

  1. Tes Potensi Skolastik (TPA) sebagai berikut :
  • Kemampuan penalaran umum
  • Kemampuan kuantitatif
  • Pengetahuan dan pemahaman umum
  • Kemmapuan memahami bacaan dan menulis
  1. Tes Bahasa Inggris
  2. Tes Kemampuan Akademik (TKA), sebagai berikut :
  • Saintek : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi
  • Soshum : Sejarah, Geografi, Sosiologi, Ekonomi
  • Campuran : TKA Saintek dan Soshum

Perincian materi ujian dan alokasi waktu untuk masing-masing kelompok sebagai berikut :

  1. Sains dan Teknologi (Saintek)
  • Materi UTBK : Materi Ujian TPS, bahasa Inggris, dan TKA Saintek (Matematika. Fisika, Kimia, dan Biologi)
  • Waktu tes : 195 menit
  1. Sosial dan Humaniora (Soshum)
  • Materi UTBK : Materi ujian TPS, bahasa Inggris, dan TKA Soshum (Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi).
  • Waktu tes : 195 menit.
  1. Campuran (Saintek dan Soshum)
  • Materi UTBK : Materi ujian TPS, Bahasa Inggris, Materi TPA Saintek dan Materi TKA Soshum
  • Waktu tes : 285 menit

Peserta yang telah mengikuti UTBK-SBMPTN 2022 akan memperoleh hasil tes secara individu, artinya hanya peserta itu sendiri yang dapat melihatnya.

Peserta yang akan mengikuti UTBK-SBMPTN 2022 diwajibkan untuk membayar biaya tes sebesar Rp 200.000 untuk kelompok Saintek atau soshum. Sedangkan untuk kelompok Campuran (Saintek dan Soshum) peserta diwajibkan membayar sebesar Rp 300.000.

Demikian informasi yang dapat disampaikan dalam artikel ini. Semoga Bermanfaat!

Ditulis Oleh : Fitri Hidayatun

Share :

Baca Juga

News

Bagaimana Jika Status Kelulusan Belum Valid Tapi Data Sudah Terisi? Berikut Penjelasannya

Kesiswaan

Yuk, Pahami Learning Loss Agar Dapat Segera Dicegah Sejak Dini

News

Berapa Lama SK PPPK Keluar Setelah Pemberkasan? Berikut Penjelasannya
Pendaftaran guru PPPK tahun 2023

News

Beasiswa BPI Dari Kemendikbud Telah Dibuka, Berikut Kuotanya

News

Berikut Kejelasan P2, P3 Mendapat Afirmasi Sertifikat Pendidik atau Tidak Mendapat Afirmasi Serdik

News

Terbaru! DPR Usulkan Kelulusan PPPK Teknis 2022 Gunakan Perangkingan

News

PNS Disentil Guru Honorer: Gaji Rp 300 Ribu, Dibayar 6 Bulan Sekali, Dipotong Lagi!

News

Berikut daftar 8 Pegawai Honorer Non ASN yang akan Diangkat Menjadi PPPK 2023