Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah 2026 bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan S1 dan S2 di delapan negara. Program ini menargetkan 300 penerima dari seluruh provinsi di Indonesia.
Pendaftaran berlangsung pada 28 Oktober hingga 9 November 2026. BAZNAS menyediakan petunjuk teknis dan format dokumen melalui bazna.as/JuknisBCBTimteng2026. Pengajuan dilakukan melalui bazn.as/DaftarBCBTimteng2026.
Negara tujuan dan nilai bantuan
Program tersebut mencakup mahasiswa yang sedang belajar di Mesir, Libya, Maroko, Tunisia, Turki, Suriah, Yordania, dan Yaman. BAZNAS mengalokasikan anggaran Rp8.162.500.000 untuk pelaksanaan beasiswa selama dua tahun atau 24 bulan.
Setiap penerima memperoleh uang saku sebesar Rp1 juta per bulan selama paling lama dua tahun. Beasiswa ini juga mencakup seragam pakaian dinas harian (PDH), pendampingan melalui sesi mentoring bulanan, serta dukungan biaya untuk mengikuti kompetisi atau konferensi tertentu.
| Komponen | Ketentuan |
|---|---|
| Target penerima | 300 mahasiswa |
| Jenjang | S1 dan S2 |
| Uang saku | Rp1 juta per bulan |
| Durasi maksimal | 24 bulan |
| Periode pendaftaran | 28 Oktober–9 November 2026 |
Pernyataan BAZNAS
Ketua BAZNAS Sodik Mudjahid mengatakan program tersebut disiapkan untuk menjaga keberlanjutan pendidikan dan membentuk lulusan yang unggul. Ia menyampaikan target penerima saat peluncuran BCB Timur Tengah 2026 di Kairo, Mesir, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan itu disiarkan melalui YouTube BAZNAS TV.
“Tahun 2026, BAZNAS menargetkan 300 mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Timur Tengah dari seluruh provinsi di Indonesia,” kata Sodik Mudjahid.
Sodik menyebut beasiswa tersebut diarahkan untuk mendukung lahirnya generasi yang berakhlak dan mampu bersaing secara global menuju Indonesia Emas 2045.
Persyaratan pendaftar
Program ini mengutamakan mahasiswa S1, tetapi mahasiswa S2 juga dapat mendaftar. Pendaftar harus berstatus mahasiswa aktif tingkat 1 hingga 4 di perguruan tinggi masing-masing.
- Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dengan bukti KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Beragama Islam.
- Melampirkan isbat qayyid atau surat keterangan aktif kuliah yang masih berlaku.
- Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menerima beasiswa.
- Memiliki prestasi akademik atau nonakademik.
- Memiliki hafalan Al-Qur’an.
- Melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dipersyaratkan.
Calon peserta perlu memeriksa petunjuk teknis sebelum mengirimkan pengajuan. Dokumen tersebut memuat format berkas dan ketentuan administrasi yang digunakan dalam proses pendaftaran BCB Timur Tengah 2026.