Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan program ASN Promote ASN untuk menjaring rekomendasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprestasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Program tersebut membuka peluang bagi pegawai yang dinilai berdedikasi untuk menjadi kandidat penerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Melalui skema itu, rekomendasi dapat disampaikan oleh rekan kerja maupun masyarakat luas. BKN menyusun inisiatif tersebut untuk memperluas pengusulan penghargaan berdasarkan rekam kinerja ASN di sektor ketahanan pangan.
Pengusulan dibuka sampai 10 November
BKN merilis program ASN Promote ASN melalui seluruh kanal media sosialnya pada 27 Oktober 2026. Pengusulan dibuka hingga 10 November 2026. Program ini diarahkan kepada ASN yang berperan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan nasional.
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Program | ASN Promote ASN |
| Penghargaan | Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) |
| Mulai dirilis | 27 Oktober 2026 |
| Batas pengusulan | 10 November 2026 |
Untuk mematangkan kriteria penilaian dan tata cara pengajuan KPLB, BKN menggelar diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) di Kantor Pusat BKN, Jakarta, pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kegiatan tersebut melibatkan Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Ketahanan pangan nasional merupakan pilar krusial bagi kedaulatan dan keberlanjutan bangsa, di mana di balik kesuksesan program ini terdapat dedikasi ASN yang aktif merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi di lapangan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya ASN yang berprestasi dan berdedikasi tinggi dalam mendukung program ini diberikan apresiasi berupa ruang penghargaan dan KPLB,” kata Sekretaris Utama BKN Rahman Hadi.
Rahman mengatakan masukan dari instansi teknis diperlukan agar penghargaan KPLB diberikan secara tepat sasaran dan mampu mengakui kinerja nyata pegawai di lapangan. Pembahasan bersama kementerian dan lembaga teknis menjadi bagian dari penyusunan tolok ukur bagi ASN yang bekerja dalam bidang terkait.
Kepala Biro Organisasi dan SDM Aparatur Kementerian Pertanian Nurwahida menekankan perlunya indikator kinerja yang konkret, terukur, dan berbasis data produksi. Ia menyebut pola kerja Kementerian Pertanian yang banyak berlangsung di lapangan memiliki sejumlah indikator, antara lain laporan penanggung jawab kabupaten serta capaian swasembada pangan yang melampaui target data Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala Biro Organisasi, SDM, dan Hukum Bapanas Yusup juga menyampaikan dukungan terhadap perhatian BKN kepada ASN yang mengawal ketahanan pangan dari hulu hingga hilir. Menurut dia, pengusulan KPLB didorong agar lebih terbuka dan fleksibel dengan memperhitungkan rekam jejak nyata di lapangan, bukan hanya usulan formal dari instansi.
Pokok pembahasan program
- BKN membuka pengusulan ASN berprestasi melalui program ASN Promote ASN.
- Kandidat diarahkan untuk memperoleh penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa.
- Pengusulan berlangsung sampai 10 November 2026 dan melibatkan rekomendasi rekan kerja maupun masyarakat luas.