Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melantik enam pimpinan perguruan tinggi negeri untuk masa jabatan 2026–2030 pada Selasa, 27 Oktober 2026. Pelantikan itu menegaskan penekanan kementerian pada kepemimpinan yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Pesan kementerian pada pejabat baru
Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengingatkan pejabat yang dilantik agar melihat jabatan bukan sekadar kedudukan tetapi amanah yang harus menghasilkan dampak bagi publik. Badri meminta penerjemahan prinsip “Diktisaintek Berdampak” menjadi kontribusi konkret bagi masyarakat, dunia industri, pembangunan daerah, dan masa depan Indonesia.
“Ukuran keberhasilan sebuah jabatan bukanlah kedudukan yang dicapai, melainkan manfaat dan dampak yang dihasilkan,” ujar Badri pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Badri juga menekankan peran perguruan tinggi dalam memperkuat fungsi pendidikan, penelitian, dan pemanfaatan inovasi. Ia menyebutkan tiga konsep peran kampus: teaching university, research university, dan entrepreneurial university, yang harus dijalankan oleh pimpinan baru.
Daftar pimpinan yang dilantik
Kemdiktisaintek melantik enam pimpinan PTN untuk periode 2026–2030. Enam nama yang disebutkan dalam paparan pelantikan adalah:
- Rudianto Amirta sebagai Rektor Universitas Mulawarman
- Ridho Kresna Wattimena sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta
- Rossyda Priyadarshini sebagai Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
- Noor Cholis Basjaruddin sebagai Direktur Politeknik Negeri Bandung
- Riyadi Purwanto sebagai Direktur Politeknik Negeri Cilacap
- Wiwik Endah Rahayu sebagai Direktur Politeknik Negeri Subang
| Institusi | Pimpinan |
|---|---|
| Universitas Mulawarman | Rudianto Amirta |
| UPN “Veteran” Yogyakarta | Ridho Kresna Wattimena |
| UPN “Veteran” Jawa Timur | Rossyda Priyadarshini |
| Politeknik Negeri Bandung | Noor Cholis Basjaruddin |
| Politeknik Negeri Cilacap | Riyadi Purwanto |
| Politeknik Negeri Subang | Wiwik Endah Rahayu |
Harapan terhadap peran kampus dan pejabat fungsional
Dalam sambutannya, Badri meminta pimpinan baru untuk memajukan kolaborasi, mengembangkan talenta, dan menghadirkan manfaat nyata. Ia juga menyoroti pentingnya profesionalisme dan integritas pejabat fungsional di lingkungan unit utama Kemdiktisaintek dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX.
Permintaan penguatan tata kelola dan orientasi pada hasil menunjukkan fokus kementerian pada akuntabilitas dan relevansi perguruan tinggi terhadap kebutuhan pembangunan dan dunia usaha. Penekanan pada teaching, research, dan entrepreneurial university menandai harapan agar pimpinan kampus mengintegrasikan pembelajaran, penelitian, dan pemanfaatan inovasi.
Pelantikan ini merupakan bagian dari penataan kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi negeri yang diharapkan selaras dengan kebijakan Kemdiktisaintek untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.