Bimtek pengelolaan perpustakaan dan agenda kerja sama
Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Nagan Raya menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Angkatan II pada 22–25 Oktober 2026. Kegiatan itu berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya dan diikuti 41 peserta.
Tujuan dan materi pelatihan
Pelatihan ini bertujuan mendorong transformasi perpustakaan sekolah dari ruang penyimpanan buku tradisional menjadi pusat sumber belajar yang interaktif dan mendukung pembelajaran di kelas. Kurikulum Bimtek meliputi kebijakan pengembangan perpustakaan sekolah, standar dan manajemen perpustakaan, pengorganisasian informasi, dan pemanfaatan teknologi untuk otomasi perpustakaan.
“Tidak mungkin sebuah lembaga pendidikan berjalan optimal tanpa sumber belajar yang memadai. Perpustakaan harus dikelola secara profesional agar mampu mendukung proses pembelajaran,”
kata Mukhtaruddin, Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar‑Raniry, pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Kolaborasi akademisi dan praktisi
Pelatihan dibimbing oleh akademisi dan praktisi perpustakaan, termasuk pengurus Kementerian Agama setempat dan dosen Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Ar‑Raniry. Narasumber yang terlibat antara lain Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan Mukhtaruddin, Dosen UIN sekaligus Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Aceh Nazaruddin, dan tokoh lain dari lembaga pendidikan madrasah dan perpustakaan.
- Waktu: 22–25 Oktober 2026
- Tempat: Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya
- Peserta: 41 pengelola perpustakaan dan guru
- Fokus: manajemen perpustakaan, standar layanan, otomasi, dan penguatan budaya baca
Tujuan dan pelaksanaan bimtek
Bimtek diarahkan agar pengelola mampu menerapkan sistem automasi sederhana, mengorganisir koleksi secara profesional, dan merancang layanan yang mendukung aktivitas pembelajaran serta literasi informasi.
Menurut Ketua KKG PAI Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Idris, kemitraan dengan Program Studi Ilmu Perpustakaan merupakan investasi untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik. Targetnya, para peserta mampu menerapkan prinsip pengelolaan perpustakaan yang sesuai standar nasional dan memperkuat ekosistem budaya baca di sekolah masing-masing.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Peserta | 41 orang |
| Durasi | 22–25 Oktober 2026 |
| Lokasi | Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya |