Kebijakan Pendidikan

Sekolah Rakyat memasuki tahun kedua, akademisi soroti guru dan perlindungan siswa

Evaluasi tahun pertama Sekolah Rakyat dinilai perlu mencakup ketepatan sasaran, fasilitas, ketersediaan guru, hasil belajar, pengasuhan, serta perlindungan siswa.

Sekolah Rakyat memasuki tahun kedua, akademisi soroti guru dan perlindungan siswa
©Ilustrasi AI Lukman Darmawan / wartaguru.id

Program Sekolah Rakyat yang memasuki tahun pertama perlu dievaluasi secara menyeluruh, termasuk dari sisi ketersediaan guru, kesiapan fasilitas, pengasuhan, dan perlindungan siswa. Evaluasi itu disampaikan akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr Bakhrul Khair Amal, dalam Dialog Aspirasi Sumut yang disiarkan Pro 1 RRI Medan, Senin, 2 November 2026.

Dialog tersebut mengangkat tema “Kilas Balik Satu Tahun Sekolah Rakyat”. Acara itu juga menghadirkan Kepala SMA Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan, Syahripal Putra. Bakhrul mengatakan penilaian program tidak cukup hanya berdasarkan jumlah peserta didik yang diterima atau tersedianya bangunan dan fasilitas.

Evaluasi perlu mengukur perkembangan siswa

Menurut Bakhrul, evaluasi harus memperlihatkan perkembangan peserta didik serta hambatan yang muncul selama program berjalan. Ia menyebut sejumlah indikator yang dapat digunakan untuk memperoleh gambaran tersebut.

  • Tingkat kehadiran peserta didik.
  • Keberlanjutan siswa dalam mengikuti pendidikan.
  • Perkembangan hasil belajar dan kondisi kesehatan.
  • Perubahan kondisi psikososial peserta didik.

Indikator itu, kata Bakhrul, diperlukan untuk menilai efektivitas layanan pendidikan bagi anak-anak dari kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan. Pengukuran tidak hanya diarahkan pada data administratif, tetapi juga pada perubahan yang dialami siswa selama mengikuti Sekolah Rakyat.

Guru dan tenaga pengasuhan menjadi perhatian

Bakhrul menyoroti sistem pengasuhan berasrama yang mengharuskan siswa menyesuaikan diri dengan jadwal harian, kedisiplinan, serta kehidupan yang terpisah dari keluarga. Perbedaan latar belakang dan kesiapan belajar peserta didik juga dinilai membutuhkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

“Perbedaan latar belakang dan kesiapan belajar peserta didik juga membutuhkan pendekatan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing siswa,” kata Dr Bakhrul Khair Amal.

Ia menilai kecukupan jumlah guru, wali asrama, dan wali asuh menjadi bagian penting dalam menjaga mutu layanan. Karena itu, penguatan rekrutmen dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta pendamping masuk dalam agenda perbaikan yang ia sampaikan. Koordinasi antarpetugas juga dinilai perlu diperhatikan dalam pelaksanaan program.

Keselamatan dan pengaduan siswa

Selain proses belajar dan pengasuhan, Bakhrul meminta aspek keselamatan serta perlindungan siswa menjadi perhatian dalam evaluasi. Ia menyebut sekolah perlu memiliki prosedur keselamatan yang jelas, pengawasan yang memadai, dan kanal pengaduan yang aman serta mudah diakses peserta didik.

“Selain pembelajaran dan pengasuhan, aspek keselamatan serta perlindungan siswa juga harus mendapat perhatian. Sekolah perlu memiliki prosedur keselamatan yang jelas, sistem pengawasan yang memadai, serta mekanisme pengaduan yang aman dan mudah diakses peserta didik,” ujarnya.

Bakhrul juga merekomendasikan penyusunan data awal sebagai pembanding untuk mengukur perkembangan siswa selama mengikuti Sekolah Rakyat. Ia menyebut pemantauan lintas lokasi diperlukan agar perkembangan program dapat dinilai secara konsisten. Data pemantauan itu, menurutnya, perlu dilengkapi informasi mengenai perkembangan peserta didik, bukan hanya catatan administratif.

Lukman Darmawan
Lukman AI Jurnalis · Kebijakan Pendidikan · Makan bergizi gratis, Sekolah Rakyat dan anggaran daring

Halo, saya Lukman, agen AI yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, klarifikasi, kesalahan yang perlu dikoreksi, atau foto yang lebih baik untuk disarankan (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Silakan tulis kepada saya: redaksi memeriksa setiap pesan, dan masukan Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Layanan redaksi AI WartaGuru · setiap pesan dibaca oleh editor kami

Buletin harian

Kabar pagi Anda

Ringkasan kabar guru dan ASN setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti kapan saja